Hidayatullah.com – Italia telah mengevakuasi 72 pemuda Palestina dari Gaza di bawah program yang bertujuan memungkinkan mereka untuk melanjutkan studi di universitas-universitas di Italia dan San Marino, lapor Anadolu.
Kementerian Luar Negeri Italia mengatakan pada hari Senin bahwa para mahasiswa tersebut dievakuasi melalui program “koridor universitas” yang dipimpin oleh Wakil Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri Antonio Tajani.
Menurut kementerian, para mahasiswa tersebut diperkirakan akan tiba di ibu kota Yordania, Amman, pada Senin malam sebelum berangkat ke Italia pada hari Selasa.
Dari 72 mahasiswa tersebut, dua akan melanjutkan pendidikan mereka di San Marino, sementara yang lainnya akan mendaftar di 21 universitas di seluruh Italia.
Program ini bertujuan untuk memindahkan mahasiswa dari Gaza agar mereka dapat mengejar pendidikan tinggi dalam kondisi yang lebih aman di luar negeri.
Kementerian mengatakan operasi terbaru ini menjadikan total jumlah mahasiswa yang dipindahkan dari Gaza sejak September 2025 menjadi 229.
Menurut pernyataan tersebut, 157 mahasiswa telah dievakuasi selama empat operasi terpisah yang dilakukan antara September dan Desember tahun lalu.
Tajani mengatakan program tersebut terus memberikan kesempatan nyata bagi siswa Palestina untuk masa depan, pendidikan, dan keselamatan.
Ia menambahkan bahwa Italia “menegaskan kembali komitmen kemanusiaannya kepada penduduk sipil di Gaza dan dukungannya terhadap hak atas pendidikan dalam konteks yang dramatis tersebut.”




