Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita dari Anda

5 Perusahaan Rokok Sengaja Tempatkan Iklan Rokok di Sekitar Sekolah, Pelajar Beraksi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 26 Februari 2017 13:20 1:20 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 26 Februari 2017 13:20
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Lebih dari 300 pelajar mewakili 30 sekolah dari Kota Bekasi, Kota Tangerang Selatan dan Kabupaten Bogor hari Sabtu (25/02/2017) berkumpul di depan Istana Presiden dalam aksi #TolakJadiTarget untuk memperlihatkan bukti iklan rokok kepada Presiden Jokowi yang sengaja ditempatkan di sekitar sekolah oleh perusahaan rokok.

Aksi ini dilakukan karena perusahaan rokok dinilai telah mengepung sekolah-sekolah di Indonesia dengan berbagai bentuk iklan rokok yang ditempatkan di warung sekitar sekolah, dinding sekolah, pintu masuk sekolah dan jalan menuju sekolah.

Para pelajar juga  menampilkan aksi teatrikal dengan tema “Upacara Inisiasi Pengikut Serigala Berbulu Domba”.

Teatrikal ini menceritakan bagaimana cara perusahaan rokok dalam menargetkan anak dengan meletakkan iklan di sekitar sekolah dan bagaimana cara pelajar melawannya.

Bukan suatu kebetulan jika iklan rokok banyak ditemui di sekitar sekolah. Anak-anak terpapar iklan rokok setiap hari, saat pergi dan pulang sekolah selama 12 tahun masa sekolah. Semakin sering anak terpapar iklan rokok akan menciptakan kesan bahwa rokok adalah sesuatu yang baik dan biasa sehingga mendorong anak untuk mencoba merokok .

Baca Juga

Puluhan Murid SPI Jakarta Angkatan ke-13 Dinyatakan Lulus  
Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga
Hidayatullah Samarinda Dirikan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Outbound Seru di TSOT  Prigen Pasuruan
Tutup Dauroh, Pesantren Hidayatullah Kupang Berbagi Bingkisan Ramadhan Kepada Warga non-Muslim Sekitar

Hasil studi Komnas PA dan UHAMKA tahun 2007 menyatakan sebanyak 46,3% anak mengaku terpengaruh merokok karena melihat iklan rokok dan 86,7% anak mengaku melihat rokok di media luar ruang.

Sejak Desember 2016 lalu, pelajar dari 90 sekolah di 5 kota (Padang, Mataram, Bekasi, Tangerang Selatan dan Kabupaten Bogor) berhasil menurunkan ratusan spanduk, poster dan iklan rokok yang ada di sekitar sekolah mereka. Ini adalah cara pelajar menolak dijadikan target pemasaran perusahaan rokok. Mereka bergerak bersama dalam kampanye #TolakJadiTarget.

Kampanye #TolakJadiTarget merupakan kampanye serentak yang digelar di 90 sekolah di 5 kota di Indonesia sejak Bulan September tahun 2016. Tujuannya adalah untuk menolak perusahaan rokok yang dengan sengaja meletakkan iklan di sekitar sekolah. Bagi perusahaan rokok, pelajar merupakan pasar potensial, karena remaja hari ini adalah calon pelanggan tetap perusahaan rokok di masa depan.

Lima perusahaan rokok terbesar di Indonesia yakni HM Sampoerna, PT Djarum, Gudang Garam, BAT dan Nojorono terbukti meletakkan iklannya di sekitar sekolah.  Selama kampanye ini berlangsung, ditemukan sebanyak 61 merek rokok yang beriklan di sekitar sekolah di 5 kota ini.

Selama kampanye ini ditemukan bahwa ternyata perusahaan rokok memberikan sejumlah uang untuk memasang iklan rokok di warung-warung sekitar sekolah. Pemilik warung mengakui diberi uang dalam jumlah yang beragam, mulai dari hanya 3 bungkus rokok, Rp. 50.000 per bulan, Rp. 300.000 per 3 bulan, Rp. 800.000 per tahun, Rp. 2.000.000 per tahun hingga Rp. 4.000.000 per tahun. Spanduk yang diletakkan di warung sekitar sekolah tersebut diduga tidak berizin dan tidak membayar pajak reklame pada pemerintah.

Kampanye #TolakJadiTarget yang dilakukan pelajar mendapat dukungan dari pihak sekolah, orang tua siswa, masyarakat sekitar sekolah, rt/rw, lurah, camat hingga Wali Kota.

Hingga saat ini, pelajar di 5 kota sudah berhasil menurunkan sekitar 120 iklan rokok di sekolahnya. Aksi penurunan iklan rokok ini masih akan terus berlanjut di 5 kota, semoga diikuti oleh sekolah-sekolah di tempat lain.

Putri Lestari, pelajar kelas 8 SMPN 17 Kota Bekasi yang ikut dalam aksi hari ini meminta Presiden melindungi mereka dari target industri rokok.

“Perusahaan rokok juga harus berhenti beriklan di sekitar sekolah kami” pintanya. */kiriman Fara

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:iklan rokokiklan rokok di sekolahpelajarperusahaan rokokrokok
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hidayatullah NTB Siap Makmurkan Rumah Allah di Pulau 1000 Masjid
Tulisan selanjutnya Iran Beri Pelatihan Militer Pada Mahasiswa Imam Hossein untuk Berperang di Suriah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Berita
14 Juli 2026 15:30
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita dari Anda

Diskusi Kepemimpinan LIDMI, Pendiri INSISTS Sampaikan Konsep Adab dalam Melahirkan Pemimpin Beradab

24 Desember 2022 21:00
Berita dari Anda

Muhammadiyah Yaman Gelar Audiensi dan Sosialisasi Strategi Dakwah

22 Desember 2022 10:32
Berita dari Anda

Wakil Ketua I DPRD PPU Hadiri LTC Pemuda Hidayatullah di IKN

4 Desember 2022 21:21
Berita dari Anda

Hinaan “Anjinghu Akbar” Muncul Kembali, SPI Mengecam Keras

1 Desember 2022 19:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?