Hidayatullah.com– Rasa minder selalu dirasakan oleh Supriono (51 tahun) ketika menjalankan shalat di masjid. Pasalnya tato di lengannya sudah lama menganggu dan membuatnya merasa malu kepada kerabatnya.
Setiap shalat di masjid ia selalu memakai lengan panjang untuk menutupi tato.
Lelaki asal Surabaya, Jawa Timur, itu mengaku bertato sejak umur 22 tahun.
“Dulu kakek saya pernah berpesan bahwa saya harus menghapus tato sebelum ajal menjemput,” ujar pria yang kesehariannya menjadi seorang sales tiner.
Layanan hapus tato keliling yang digelar Islamic Medical Service (IMS) kini menyapa kembali Surabaya. Kesempatan itu langsung diambil oleh Supriono untuk menghilangkan dan membersihkan tato dari tubuhnya.
Hal senada dilakukan oleh Muhammad Luthfi, pemuda 25 tahun asal dari Probolinggo. Kabar layanan hapus tato sampai di telinganya. Bertepatan ia bekerja di Surabaya dan sudah lama ingin menghapus tato.
“Awalnya saya sering mendengar kajian Ustadz Abdul Somad di YouTube, kemudian saya tergugah dan memilih untuk hijrah. Langkah riil saya adalah dengan menghilangkan tato di tubuh saya, apalagi sebentar lagi Ramadhan,” ujarnya
Layanan hapus tato ini menjadi salah satu program road show IMS di Pulau Jawa dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan.
Kegiatan yang dimulai dari pagi hingga sore hari, pada Rabu (01/05/2019) digelar di Baitul Tanwil Hidayatullah As Sakinah, Sukolilo, Surabaya dan diikuti sekitar 40 peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur.
IMS bekerja sama dengan koperasi As Sakinah, Syabab Hidayatullah Jawa Timur, dan Klinik Tsabita.
Dwi Agus Widodo, selaku ketua panitia mengatakan, “Kegiatan ini dilakukan untuk membantu Sahabat-Sahabat Hijrah yang ingin bersih dari tato sebelum menyambut bulan suci Ramadhan.”*/Nurhadi,mahasiswa STAIL Semester VI