Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Cover Story

Islam Jadi Sasaran Setelah Keruntuhan Komunis

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 21 April 2010 00:35 12:35 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 April 2010 00:35
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Hubungan negara-negara Barat dan dunia Islam mengalami dinamika yang luar biasa hampir dua dekade ini. Hal itu dimulai sejak runtuhnya sejumlah negara komunis pada awal tahun 1990-an. Saat Perang Dingin, AS dan sekutu-sekutu Baratnya memusatkan konfrontasinya pada negara-negara komunis, terutama negara Uni Sovyet . Maka setelah setelah keruntuhan mayoritas negara komunis, “konfrontasi” berubah antara Barat dan Islam.

Konfrontasi diawali pada saat Perang Teluk I antara Iraq dan Amerika Serikat, didukung sekutu-sekutu Baratnya pada tahun 1991. Selanjutnya “konfrontasi” semakin besar setelah terjadinya Serangan 11 September 2001 atas Gedung WTC di New York. Setelah serangan 11 September 2001, AS dan sekutu Barat menyerbu Afghanistan yang dianggap menyembunyikan Osama Bin Ladin, tokoh tersangka serangan 11 September. Selanjut AS dan sekutunya menyerang Iraq pada tahun 2003.

Tensi hubungan Barat dan Islam pun menjadi tinggi. Barat tidak lagi mencari tokoh-tokoh dan negara yang menjadi lawannya, tetapi juga ingin mengubah keyakinan dan cara pandang umat Islam. Banyak dana dari Barat mengalir ke lembaga-lembaga LSM untuk membantu mengubah cara pandang umat Islam. Sebaliknya umat Islam yang tidak senang dengan tindakan negara-negara Barat terhadap negara-negara Islam dan ikut campurnya terhadap praktik keagamaan, justru memberikan sikap perlawanan dan kerasnya kepada Barat.

Tetapi hubungan panas-dingin hubungan AS sedikit berubah setelah pergantian pemimpin di AS pada awal 2009. Ada pola baru yang ingin dikedepankan AS terhadap umat dan negara-negara Islam. Sementara ini pola hubungan baru itu bisa menjadi penawar atas tingginya tensi AS dan Barat terhadap Islam –ledakan lain tentu akan selalu dipicu oleh perilaku buruk Israel yang selalu didukung Barat. Untuk mengetahui panas-dingin hubungan AS dan negara-negara Barat, baca laporan berikut ini:

Panas Dingin Hubungan AS-Islam(2)
Negeri Tidak Toleran Mengajari Umat Islam Toleransi

Baca Juga

(Video) Tante Dolly Telah Pergi
(Video) Menguji Toleransi di Bali
Usaha Mengkaji Ulang “Paradigma Baru” LDII
Dr. Ending: Penyerangan Satu Bukti Kesesatan Akidah LDII
Kenapa Mereka Marah?

Panas Dingin Hubungan AS-Islam(3)
AS Kembali Lagi ke Kebijakan “Dunham”

Panas Dingin Hubungan AS-Islam(4)
Menuju Saling Pengertian AS dan Islam

“/>

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Negeri Tidak Toleran Mengajari Umat Islam Toleransi
Tulisan selanjutnya Susunan Pengurus PBNU Diprotes Formatur

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Berita
18 Juli 2026 11:26
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Suka Duka Perjuangan Da’I di Daerah Pelosok Kupang NTT

24 Mei 2013 09:38

Bertahan di Tengah Kesunyian demi Dakwah

21 Mei 2013 17:15

Penjaga Akidah Muslimah Dari Larantuka (2)

16 Mei 2013 10:55

Penjaga Akidah Muslimah Dari Larantuka (1)

13 Mei 2013 12:32
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?