Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mafia Seni Internasional Dalangi Penjarahan Museum Iraq

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 22 April 2003 07:56 7:56 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 22 April 2003 07:56
Bagikan
Bagikan

Penjarahan Museum Nasional Iraq beberapa waktu lalu ternyata dilakukan oleh geng kriminal yang terorganisasi secara rapi. Claus Peter Haase, Direktur Museum Islam di Berlin yang juga seorang ahli seni Islam kepada kantor berita di Jerman, DPA, Sabtu (19/4) mengungkapkan bila para penjarah barang-barang bersejarah Iraq adalah para gang internasional yang sengaja menjual barang-barang purbakala tersebut di pasar gelap dunia.

Peter membantah adanya klaim bahwa penjarahan itu dilakukan oleh penduduk miskin kawasan kumuh yang tidak mengetahui nilai artefak yang disimpan di dalam museum tersebut.

”Orang-orang yang melakukan ini sungguh-sungguh mengetahui secara pasti di mana harta yang paling berharga disimpan,” katanya kepada DPA.

”Mereka mencari barang-barang tertentu, memburunya dan mengincarnya secara tepat seolah-olah mereka memiliki daftar belanja dan rencana denah,” kata Haas.

Peter juga menambahkan, orang-orang ini bisa membobol ruangan besi dan peti besi. Ia mengatakan tanda-tanda ”vandalisme” sengaja dirancang agar membuat kesan bahwa pelakunya adalah amatir, namun kenyataannya jelas perampokan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pejabat Gedung Putih Mundur

Sementara itu, aksai terhadap adanya penjarahan barang-barang bersejarah ditanggapi serius banyak kalangan pejabat Gedung Pitih.

Tiga pejabat penasihat bidang kebudayaan di Gedung Putih menyatakan mengundurkan diri atas kejadian ini. Tindakan itu dilakukan karena mereka menilai pasukan AS di Iraq sengaja membiarkan terjadinya aksi penjarahan di museum nasional Iraq yang banyak menyimpan berbagai artefak bernilai tinggi.

”Hal itu seharusnya tak terjadi,” ujar Martin Sullivan, ketua Komisi Penasihat Presiden AS untuk Kekayaan Kebudayaan seperti dikutuip BBC, Jumat (18/4). ”Tragedi itu tak bisa dicegah karena bangsa kita tak bertindak,” imbuhnya.

Berbagai patung, naskah-naskah kuno dan benda-benda sejarah Islam lainnya dikabarkan telah hilang ketika terjadi kerusuhan dan penjarahan menyusul runtuhnya pemerintah Presiden Saddam Hussein pekan lalu.

Beberapa benda bersejarah yang dikabarkan lenyap adalah; 80.000 batu tulis berpahat dengan tulisan tertua di dunia, Patung perunggu Raja Akkadia (umurnya 4.500 tahun), Harpa perak dari kota kuno Ur (umurnya 4.000 tahun), Vas kuno Sumeria (5.200 tahun), Patung raja Sumeria Entemena (4.600 tahun), Cawan suci berpahat (4.600 tahun). Belum termasuk ribuan teks dan 170 ribu literatur bersejarah penting yang ikut raib. (ant/DPA/bbc/sp/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya AS Mengaku Kesulitan Mencari Senjata Pemusnah
Tulisan selanjutnya Agen Yahudi Pilihan AS Telah Bekerja di Baghdad

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Nasyiatul Aisyiyah Gelar Muktamar ke-15, Dihadiri 6.700 Kader

Berita
7 Agustus 2026 18:00
Jadi Sengketa Keluarga Berkepanjangan, Pemerintah Singapura Ambil Alih Kepemilikan Rumah Lee Kuan Yew
‘Israel’ Siapkan Invasi Besar-Besaran di Tepi Barat, Ancam Perlakukan Seperti Gaza
Retak dari Dalam, Tentara ‘Israel’ Memberontak di Pangkalan Sde Teiman
Menko Pangan: Ponpes dengan 1.000 Santri Lebih Boleh Bikin SPPG

Terbaru

  • Nasyiatul Aisyiyah Gelar Muktamar ke-15, Dihadiri 6.700 Kader
  • Jangan Jadikan Lomba dan Karnaval HUT RI Ajang Promosi LGBT dan Judi
  • Serangan Houthi Lukai 11 Orang, Koalisi Saudi: Sengaja Targetkan Sipil
  • Menko Pangan: Ponpes dengan 1.000 Santri Lebih Boleh Bikin SPPG
  • Investigasi Drop Site: Ada Pejabat PBB Jadi Informan ‘Israel’
  • Mayoritas Orang Amerika Menentang Perang AS-Iran, Menurut Jajak Pendapat Reuters/Ipsos
  • Kebohongan Profesor Cambridge Jason Arday yang Diungkap Media
  • Dua Tentara Penjajah ‘Israel’ Tewas Akibat Bom di Lebanon Selatan
  • Malaysia Tegaskan Tak Akan Pulangkan Pengungsi Rohingya Jika Nyawa Mereka Terancam
  • Penjara Seumur Hidup Bagi Pemuda Afghanistan yang Menabrakkan Mobil ke Kerumunan di Munich Jerman

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?