Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ogah Wajib Militer Yahudi Ultra-Orthodoks Bentrok dengan Polisi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 12 April 2014 08:58 8:58 am
Ama Farah
Dipublikasikan 12 April 2014 08:58
Bagikan
Yahudi ultra-Orthodoks menolak masuk wajib militer.
Bagikan

Hidayatullah.com—Ratusan orang Yahudi ultra-Orthodoks berunjuk rasa di jalan-jalan kota Al-Quds (Yerusalem) menentang peraturan yang mengharuskan mereka ikut wajib militer dan bentrokan dengan aparat tidak terhindarkan.

Polisi mengatakan, para pengunjuk rasa itu melempari mereka dengan batu-batu dan botol-botol. Orang-orang Yahudi ultra-Orthodoks itu juga membakar tempat-tempat sampah, lansir Euronews.

Polisi dengan menunggangi kuda berusaha mendorong mundur para demonstran dan menangkap lima orang di antara mereka.

Unjuk rasa itu kabarnya dilakukan guna menampakkan dukungan kepada seorang laki-laki Yahudi ultra-Orthodoks yang menolak hadir di pusat rekruitmen wajib militer.

Peraturan baru yang disahkan pekan lalu, akan mengakhiri pengecualian keharusan masuk wajib militer bagi orang-orang Yahudi ultra-Orthodoks, yang sejak pendirian negara Zionis Yahudi Israel mendapatkan perlakuan khusus.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Orang-orang Yahudi lainnya, tidak dapat mengelak dari wajib militer selama 3 tahun jika sudah mencapai usia 18 tahun.

Warga Yahudi Israel dari kalangan ultra-Orthodoks banyak yang mengelak dari kewajiban militer dengan cara menuntut ilmu agama di yeshiva, semacam seminari di kalangan Kristen.

Para pemimpin agara Yahudi ultra-Orthodoks berdalih bahwa mereka memberikan sumbangsih kepada negara dengan cara menuntut ilmu agama dan berdoa. Mereka takut, masuk ke dalam dunia militer akan mengancam gaya hidup mereka yang taat menjalani aturan agamanya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:yahudi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya RSHS Bandung siapkan kamar stres untuk caleg
Tulisan selanjutnya Ombudsman RI Perwakilan Aceh Bentuk Tim Khusus Awasi UN

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Berita
2 Juni 2026 18:00
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?