Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

AS Berusaha Kuasai OPEC

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 10 Mei 2003 10:31 10:31 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 10 Mei 2003 10:31
Bagikan
Bagikan

Ketua Pembangunan dan Bantuan Kemanusiaan, Uni Eropa, Poul Nielson mengatakan, Amerika Searikat (AS) ingin menguasai minyak Iraq dan kini tengah berusaha untuk menjadi anggota Pesatuan Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC).

“Mereka (AS) akan menguasai minyak (Iraq),” katanya pada stasiun radio DR di Denmark seusai kembali dari lawatannya ke Iraq, kemarin.

“Saya fikir AS sedang menuju ke arah menjadi anggota OPEC.”

Niesol juga menyatakan, AS dan Inggris, kini tengah amemperkenalkan draf resolusi Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) yang akan menghapuskan program penjualan minyak untuk makanan (oil fo food).

Program penjualan minyak untuk makanan adalah membolehkan Iraq menjual minyaknya untuk membeli segala keperluan kemanusiaan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Draf resolusi yang akan bawa di PBB itu akan melepas semua sanksi PBB selama 12 tahun atas Iraq dan membolehkan AS dan Inggris menguasai hasil minyak Iraq selama sekurang-kurangnya setahun.

Di bawah draf itu, pendapatan hasil jualan minyak Iraq akan disimpan di dalam `Dana Bantuan Iraq’ bagi tujuan kemanusiaan dan pembangunan, yang akan pantau oleh Bank Pusat Iraq.

Saat ini dana itu setahkan oleh pejabat AS, Peter McPherson.

Nielson juga mengatakan, dia tidak meyakini AS akan pergi dari kawasan itu setelah menggulingkan Saddam Hussein. Sebab menurutnya, Iraq adalah negara yang memiliki simpanan minyak teresar kedua di dunia setelah Arab Saudi.

“Tidak jelas apa yang akan dilakukan oleh pihak Amerika. Mereka mungkin tidak menarik pasukan mereka dengan segera,” katanya.

“Terdapat petunjuk jelas untuk tidak memberikan PBB peranan besar, peranan yang digariskan dengan jelas oleh undang-undang atau dalam konteks membangunkan kembali Iraq selepas jatuhnya Saddam,” jelasnya pada Reuters.

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya DPR Akan Akan Revisi UU Penyelenggaraan Haji
Tulisan selanjutnya Senat AS Sahkan UU Perluasan Kekuasaan FBI

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Mantan Presiden Kosovo Dihukum Penjara 25 Tahun karena Kejahatan Perang

Berita
19 September 2026 10:17
Dorong Tinggalkan Kebiasaan Scrolling, Singapura Beri Imbalan Warganya yang Baca Buku
Tujuh Kelompok Pemberontak Ethiopia Membentuk Aliansi Baru
Maroko dan Zionis ‘Israel’ Sepakat untuk Buka Kedubes di Masing-Masing Negara
Ulama Sunni Iran Dibunuh, Pihak Berwenang Sebut Pelaku “Tentara Bayaran Zionis”

Terbaru

  • Tujuh Kelompok Pemberontak Ethiopia Membentuk Aliansi Baru
  • Demi Umrah, Pemuda Turki Rela Nebeng 40 Kendaraan Melintasi 3 Negara
  • Sudah 90 Hari Azan Tak Berkumandang di Masjid Ibrahimi Palestina
  • Haiti Ekstradisi 18 Tersangka Pembunuhan Presiden Jovenel Moise ke Amerika Serikat
  • Tak Ingin Pelajar Lokal Merasa Minoritas, Italia akan Batasi Siswa Asing dan Larang Hijab
  • Asap Tebal Muncul Dekat Bandara, Houthi Klaim Lancarkan Serangan ke Riyadh
  • Tiga Tahun Perang, Penjajah ‘Israel’ Mulai Kehabisan Tentara dan Peralatan
  • Di Jepang Sekarang Ada 100.000 Orang Berusia 100 Tahun atau Lebih
  • Dapat Izin dari Indonesia, Malaysia akan Bantu Padamkan Karhutla di Kalimantan
  • Masjid Polisi Diserang Bom Mobil Saat Shalat Jumat di Khyber Pakhtunkhwa

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?