Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Blix: “Anggota Pemerintahan AS Haram Jadah!”

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 12 Juni 2003 06:59 6:59 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 12 Juni 2003 06:59
Bagikan
Bagikan

Hans Blix terkesan sudah tidak sabar dan menyatakan keberangannya kepada AS. Ia melukiskan, sejumlah anggota pemerintahan AS sebagai “bastards” (haram jadah). Kalimat- kalimat dari ucapannya yang sangat sarkastis itu muncul pada berita harian Inggris, The Guardian, edisi Rabu (11/6).

Ia mengatakan, selama menjabat tiga tahun, bastards itu telah menghambat tugas-tugasnya. Hans Blix adalah Ketua Tim Pemeriksa Persenjataan PBB (UNMOVIC). Posisi itu ia tinggalkan pada bulan Juni 2003 ini juga. Tugas intensifnya selama ini termasuk memeriksa keberadaan senjata pemusnah massal (weapons of mass destruction/WMD) Iraq.

Ia berkali-kali mengatakan bahwa Iraq-sejauh hasil pemeriksaan UNMOVIC-tidak terbukti memiliki WMD meskipun masih banyak yang harus dikonfirmasikan.

Beberapa hari sebelum AS menginvasi Iraq, Saddam Hussein meminta Blix bersama Ketua Badan Energi Atom Internasional (IAEA) Mohammed El Baradai datang ke Baghdad. Undangan Saddam itu bertujuan menuntaskan berbagai hal yang masih dibutuhkan UNMOVIC dan IAEA. Namun, AS tidak memberikan mereka izin pergi ke Baghdad. Dan, kemudian, tanggal 20 Maret lalu, AS membombardir Iraq dengan alasan bahwa Iraq memiliki WMD yang mengancam dunia.

“Saya mengetahui ada beberapa orang pengecut dan suka memfitnah saya di Washington. Ada beberapa bastards yang menyebarluaskan kebohongan, tentu dengan menyebarkan hal- hal buruk di media. Sebenarnya, saya tidak terlalu peduli dengan hal itu,” katanya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Blix juga menuduh Washington memperlakukan PBB sebagai kekuatan asing, yang bila perlu, dibuat tenggelam tanpa jejak. Blix yakin ada sejumlah orang pada pemerintahan Presiden George Walker Bush yang tidak peduli dengan keberadaan dan eksistensi PBB.

Ketimbang melihat PBB sebagai badan kolektif dalam pembuatan keputusan, Washington memandang PBB sebagai kekuatan asing yang bila perlu harus ditenggelamkan meskipun AS pernah menggunakan posisi PBB untuk kepentingannya sendiri.

Ketika ditanya, apakah ia juga menjadi target kampanye buruk Washington, Blix menjawab, “Ya, saya mungkin jadi sasaran mereka pada tingkat lebih rendah.” Ia telah menjadi korban perlakuan semena-mena AS tentang WMD Iraq.

“Lebih kurang hubungan saya dengan AS baik,” ujarnya. Namun, niat AS sudah telanjur semakin gencar menyerang Iraq. Untuk itu, Washington menggunakan laporan dari UNMOVIC dan membumbui laporan-laporan soal WMD Irak dengan bahasa yang lebih meyakinkan, bahwa Irak itu berbahaya.

Blix mengaku, selama ini hubungannya dengan AS sangat baik Namun tiba-tiba sikap Washington memaksanya untuk mengatakan adanya senjata pemusnah massal sehubungan dengan tugasnya sebaga tim pemeriksa senjata di Iraq.

“Pada umumnya hubungan saya dengan AS adalah baik tetapi menjelang perang ke atas Iraq, Washington `menekan’ para pemeriksa supaya mengemukakan lebih banyak bukti mengenai senjata Iraq dalam laporan mereka.”

Ia ditanya soal apakah Iraq benar-benar memiliki WMD. Untuk itu, ia tetap mempertahankan pendapatnya bahwa sejauh hasil pemeriksaan, tidak ada bukti Iraq memiliki WMD. Masalahnya, AS kemudian memutar isu dari mempertanyakan keberadaan WMD menjadi keberadaan programnya, bukan tentang WMD. Hal itu menyulitkan UNMOVIC. (afp/um/mi/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Konsulat AS Di Turki Dibom
Tulisan selanjutnya 10 Ribu Anak Indonesia Diseludup Jadi Pelacur

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Berita
31 Mei 2026 04:41
Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Terbaru

  • Laporan: Eurovision Kehilangan 35 Juta Penonton Setelah Israel Tetap Diizinkan Tampil
  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?