Seorang lelaki tidak dikenali melemparkan dua butir bom ke arah bangunan konsulat Amerika Serikat (AS) di kota Adana, selatan Turki yang menyebabkan beberapa kerusakan. Dalam serangan itu, tak ada korban jiwa.
Jurubicara Kementerian Luar Negeri Turki, Huseyin Diriroz mengatakan, seorang lelaki ditahan selepas serangan itu.
Kantor berita Anatolia melaporkan beberapa bagian bangunan pecah dalam kejadian tersebut.
Menurut televisi swasta CNN-Turki, lelaki tidak dikenali itu dikatakan telah memasuki kawasan kebun di bangunan konsulat dan melemparkan dua bom yang kemudian sempat teriaki oleh para pegawai setempat.
Kepada CNN-Turki, Kepala Polisi Adana, Huseyin Capkin memberitahu bahwa seorang lelaki berusia 35 tahun ditahan selepas insiden tersebut. Laporan televisi itu juga menambah, hanya sebutir bom saja yang meledak
Meski hingga kini belum didapat apa motif serangan itu, namun bisa jadi, penyerangan Kedubes AS di Tukri itu sebagai bentuk rasa kekecewaan masyarakat terhadap segala kebijakan politik AS terhadap dunia Islam beberapa tahun belakangan ini. (ap/um/cha)