Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Amnesty: Muslim Gujarat Ditangap Secara Membabi Buta

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 10 November 2003 11:48 11:48 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 10 November 2003 11:48
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Tanggal 7 November lalu, Amnesty Internasional telah meminta mengundang relewan hak azasi manusia PBB, mencakup pelapor khusus yang menangapi siksaan, pelapor khusus pada kebebasan pengadilan, dan kelompok kerja pada penangkapan sewenang-wenang, untuk mempelajari secara hukum dan praktek penangkapan yang tengah menimpa sekolompok orang Islam di India guna memastikan standar hak asasi manusia secara internasional.

Permintaan ini berkaitan dengan laporan terbaru pihak Amnesty yang mengatakan, “ada penyalahgunaan hukum di Gujarat, di mana orang Islam ditangapi secara tidak sah di Ahmedabad”. Kelompok hak azasi manusia mengatakan jumlah orang Islam yang telah ditangkap secara tidak sah di pos polisi Gayakwad Haveli di Ahmedabad dengan tuduhan melawan negara.

Laporan juga turut mengaatakan bahwa selagi telah terjadi banyak penahanan di bawah Pota, masih banyak sisa penangkapan yang dianggap tidak sah. Tahanan dan keluarga mereka telah menjadi bagian orang yang telah diteror pihak polisi, ujar Amnesty.

“Dokumen menghadiahi laporan cukup beralasan dari penggunaan penangkapan secara tidak sah dan sewenang-wenang oleh kepolisian penjaga ketertiban di Ahmedabad di masa tahun lalu. Dengan cara aneh semua yang ditangkap itu dibebankan terhadap orang Islam. Pengadilan di Gujarat sudah menggagalkan keputusan dan mengambil tindakan untuk mencegah atau menyelidiki guna menuntut banyaknya tindakan melanggar hukum ,” ujar pejabat Amnesty.

Mereka menambahkan, “Kita mempunyai laporan belum pasti antara 25 dan 80 orang ditangkap secara tidak sah pada pos polisi ini. Ada laporan yang belum pasti mengenai adanya pemukulan rutin selama interogasi pada pos polisi di Gayakwad Haveli.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dalam rekomendasi nya, pihak Amnesty turut menyampaikan, “Amsnety Internasional sedang menunjuk rekomendasi bagi kedua-duanya, pemerintah Gujarat pemerintah dan pemerintah serikat, dalam tanggung jawab untuk memastikan hak azasi manusia dari warganegara mereka dan untuk menyediakan keadilan jika hak dan kebenaran itu telah dilanggar. Mereka harus dengan segera memastikan pemeriksaan yang mandiri di pos polisi Gayakwad Haveli, tempat yang diduga telah digunakan aparat keamanan India melakukan pelanggaran itu, untuk menentukan bukti penangkapan yang dianggap melanggar hukum tersebut.

Kita juga merekomendasikan bahwa pemeriksaan seperti itu dilaksanakan oleh suatu badan pengadilan yang benar-benar mandiri. Mereka harus pula memastikan bahwa bahwa polisi ditemukan melanggar tindakan melanggar hukum dibawa ancaman kitab undang-undang pidana (KUHP) India no 342-8.”(ai/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Muslim AS Mengaku Lebih Dinamis
Tulisan selanjutnya Tel Aviv Berniat Culik Nasrallah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Berita
30 Mei 2026 13:38
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?