Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Media Anggap Saddam Akan Permalukan AS dan Barat

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 18 Desember 2003 10:23 10:23 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 18 Desember 2003 10:23
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Kalau Saddam mau bicara, bisa jadi banyak negara dan tokoh dunia yang malu karena pernah dekat dengannya. Mungkin dia akan mengatakan, “Mengapa mereka sekarang memusuhi saya, padahal merekalah dulu yang membantu saya dengan kekuatan militer, kemampuan diplomatik, dan segala teknologi,” tulis BBC.

Termasuk yang disebut “mereka” oleh Saddam adalah Presiden Prancis Jacques Chirac dan Menteri Pertahanan AS Donald Rumsfeld. Yang paling penting perannya adalah Uni Soviet.

Negara itulah yang memberi Saddam perlengkapan militer terbaiknya. Antara lain pesawat MIG 29, tank T-72, rudal scud, dan perlengkapan artileri. Itu semua diberikan dengan gratis.

Menyusul Soviet adalah Prancis. Saat masih menjadi perdana menteri -1974- Chirac sempat mengunjungi Saddam di Baghdad. Setahun kemudian, Saddam balas berkunjung ke Prancis dan meninjau reaktor nuklir negeri itu atas undangan Chirac. Konon terjadi negosiasi jual beli perlengkapan tersebut.

Selain itu, Prancis menyuplai jet tempur Mirage F1 selama sepuluh tahun. Pada 1980-an, 40 persen senjata Prancis diekspor ke Iraq.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Begitu dekatnya hubungan Saddam-Chirac itu bisa dilihat dari surat-surat mereka. Chirac selalu mengawalinya dengan kalimat “My dear friend” (temanku tersayang).

Bukan hanya Soviet dan Prancis. Negara Barat lain, seperti AS, Inggris, Jerman, dan Itali juga sangat dekat dengan Iraq. Mereka juga sering membantu kebutuhan militer dan sipil Negeri Seribu Satu Malam itu. Juga keuangannya.

Kedekatan AS dengan Iraq diwakili Rumsfeld. Terutama ketika Washington menganggap Iran -tetangga Iraq- sebagai ancaman, 1979.

Ronald Reagan, yang menjadi presiden AS waktu itu, mengirim Rumsfeld ke Baghdad untuk membantu Iraq melawan Iran. Usai pertemuan itu, sebuah pernyataan resmi dipaparkan. “Rumsfeld mengatakan kepada Saddam bahwa AS dan Iraq sama-sama berkepentingan terhadap ekspansi Iran dan Syria.”

Namun, di balik itu terdapat pembicaraan lain, yakni membahas upaya menghentikan ekspor minyak Iran. Setelah itu, hubungan kedua negara terhenti sejak 1984. (bbc)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hizbut Tahrir Inggris Tuntut Bush dan Blair
Tulisan selanjutnya Fatwa Haram Bunga Bank Berdampak Dana Masyarakat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Berita
3 Juni 2026 12:08
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?