Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

AS Bela Diri Setelah Bom Masjid

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 8 April 2004 08:33 8:33 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 8 April 2004 08:33
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–AS akhirnya tetap membela diri meski telah melakukan kesalahan berat dengan mengebom masjid Abdulaziz al-Samarai di kota Fallujah yang telah menimbulkan korban meninggal sebanyak 40 orang. Meski demikian, beberapa sumber di Iraq mengatakan, angka tersebut masih belum jelas. Mungkin bisa bertambah.

Pejabat-pejabat Amerika mengatakan, pasukan marinir menembakkan roket dan menjatuhkan dua bom berat di kompleks masjid itu.

Dikatakan, serangan udara itu dilancarkan setelah paling tidak tiga orang marinir cedera dalam tembak-menembak yang berlangsung selama beberapa jam antara pejuang milisi Syi’ah Irawq dan pasukan penjajah Amerika.

Pihak pasukan penjajah Amerika mengklaim, para pejuang Syi;ah menggunakan masjid-masjid untuk menembaki marinir AS guna menyembunyikan senjata.

Deputi direktur operasi koalisi, Brigjen Mark Kimmitt, mendukung tindakan marinir AS dan mengatakan, bilamana orang menggunakan suatu tempat ibadah untuk tujuan militer, tempat tersebut kehilangan statusnya sebagai tempat yang dilindungi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menurut pejabat militer Amerika, Letkol Brennan Byrne, marinir itu sedang bertugas dalam tim penembak jitu sewaktu ia ditembaki.

Terus Memburuk

Situasi Iraq terus memburuk dan jumlah korban di kalangan penduduk sipil dan tentara koalisi terus bertambah sebagai akibat bentrokan kekerasan yang berlarut selama beberapa hari setelah tentara koalisi menutup sebuah surat kabar kelompok Shi’ah, Moqtada al-Sadr. Secara beringas AS juga menangkap pembantunya dan mengeluarkan perintah penangapan terhadap al-Sadr.

Kemarin, hampir seratus anggota bersenjata Iraq menyerang kubu pasukan marinir AS di kota Ramadi Provinsi Al-Anbar dan menewaskan sedikitnya 12 orang anggota marinir, sementara pihak penyerang juga mengalami korban berat

Bentrokan antara tentara koalisi dengan warga penduduk Iraq juga terus terjadi dan sekurang-kurangnya 66 warga silpi Iraq tewas.

Perdana Menteri Inggeris Tony Blair kemarin mengakui, tentara koalisi Amerika-Inggeris di Iraq menghadapi tantangan serius. Dikabarkan, Blair pekan depan akan berkunjung ke Amerika untuk berkonsultasi dengan Presiden Bush mengenai situasi Iraq.

AS terus menghadapi jepitan tiga kekuatan utama di Iraq yakni; milisi pejuang Syi’ah, Sunni, dan para pejuang antar negara yang terus memburunya. Kebencian terhadap keberadaan penjajah AS di negeri 1001 malam itu terus meningkatkan konflik senjata.

Agaknya, kekuasaan dan minyak akan terus menjadikan pemerintah AS tetap mengukuhkan cenkramannya di Iraq meski para pasukan yang berada dilapangan terus-menerus menghadapi perlawanan dan menjadi korban. Sumber Pentagon terbaru dikutip Sky News, mengatakan, AS telah kehilangan 130 tentaranya dalam pertempuran beberapa hari ini di kota Ar Ramadi, 20 mil sebelah Barat kota Fallujah.(cri/abcn/skn/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya RI Menentang Perluasan Pasukan AS di Selat Malaka
Tulisan selanjutnya Polisi Thailand Banyak Aniaya Warga Muslim

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Berita
31 Mei 2026 19:39
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?