Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Zionis Israel Siksa Aktifis LSM Perdamaian

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 25 Januari 2005 10:13 10:13 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 25 Januari 2005 10:13
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Jika mendengar tindakan penyiksaan yang dilakukan tentara Zionis terhadap warga Palestina mungkin sudah menjadi berita sehari-hari dan terlalu sering kita dengar. Akan tetapi, jika penyiksaan itu dilakukan terhadap seorang warga Eropa, tentulah hal itu menjadi berita menarik. Baru-baru ini, Kementerian Luar Negeri Denmark mengeluarkan sebuah statemen kecaman terhadap Israel atas tindakan tentara rezim itu dalam menahan sekaligus menyiksa seorang aktivis perdamaian asal Denmark selama 18 hari.

Sumber-sumber yang dipercaya oleh pemerintah Denmark menyebutkan bahwa nyawa sang aktivis itu kini berada dalam bahaya. Seandainyapun nyawanya selamat, warga Denmark itu kemungkinan besar akan menderita cacat fisik dan mental akibat buasnya penyiksaan yang ia terima.

Kasus ini telah membangkitkan protes keras pemerintah Denmark dan sejumlah pemerintahan Eropa lainnya. Berbagai kelompok LSM di Denmark malah mendesak pemerintah Kopenhagen untu mengevaluasi hubungan diplomatik negaranya dengan Israel.

Sebagai langkah awal, Departemen Luar Negeri diminta untuk memulangkan Duta Besar Israel untuk Denmark Karmy Gillon. Lembaga-lembaga tersebut merasa memiliki alasan kuat untuk mempermasalahkan Gillon karena selama ini, ia diketahui memiliki latar belakang militer dan terbukti pernah menjadi algojo di penjara-penjara Zionis yang diisi oleh tahanan-tahanan Palestina.

Dari sangat kerasnya reaksi pemerintah Denmark itu, kasus ini digambarkan seakan-akan sebuah skandal istimewa yang mustahil dilakukan oleh rezim Zionis. Padahal, kalau mau diungkap lebih teliti, penangkapan seorang aktivis asing bukanlah kasus yang pertama kali terjadi. Sejak intifadha Masjidil Aqsha berkobar, hingga kini tercatat sudah 80 aktivis asing yang ditangkap rezim Zionis. Puluhan dari mereka dibebaskan dalam kondisi cedera, dan tiga orang lainnya, termasuk seorang aktivis wanita asal AS bernama Rachel Kori, tewas dalam penahanan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Saat itupun negara-negara yang warganya ditahan secara ilegal dan buas oleh Israel melontarkan krtitikan kerasnya kepada Tel Aviv, dan selama ini, Israel tidak pernah menanggapi secara serius kecaman-kecaman yang datang itu. Sikap sombong Israel itu tentulah ada penyebabnya. Sebab pertama terkait dengan sangat kuatnya lobi-lobi Yahudi di berbagai pemerintahan dunia, khususnya negara-negara Barat. Sebab yang kedua adalah sikap negara-negara itu sendiri yang tidak pernah mempedulikan berbagai tindakan pelanggaran HAM paling transparan dan paling buas di dunia yang digelar oleh rezim Zionis Israel terhadap bangsa Palestina.

Israel sendiri sangat berkepentingan dengan penahanan dan penyiksaan terhadap para aktivis asing itu, meskipun mereka berasal negara-negara sekutu Israel. Pasalnya, keberadaan para aktivis itu di bumi Palestina pastilah sangat berpotensi akan mengungkap berbagai fakta kebiadaban yang dilakukan oleh tentara Zionis terhadap bangsa Palestina.

Sayangnya, para pemimpin dunia cepat tanggap jika yang menjadi korban adalah rakyatnya. Namun jika yang menjadi korban rakyat Palestina, biasanya mereka pura-pura tak mendengar (irib/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Para Penginjil Tsunami berusaha Kacaukan Muslim AS
Tulisan selanjutnya Militer di Jaman Rasulullah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

vape covid
Berita

Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Berita
31 Mei 2026 02:22
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?