Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Jika Daish Benar Khilafah Islam, Pejuang Afghanistan akan Gabung ISIS/ISIL

Ama Farah
Terakhir diupdate: 3 September 2014 12:04 12:04 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 3 September 2014 12:04
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Para pejuang Afghanistan dari sebuah kelompok yang berafiliasi dengan Taliban telah mengatakan kepada BBC bahwa mereka sedang mempertimbangkan untuk bergabung dengan ISIS/ISIL.

Komandan kelompok itu, Mirwais, juga mengatakan mereka tetap akan memerangi pemerintah Afghanistan bahkan setelah pasukan NATO ditarik akhir 2014 ini.

Jika Daish, akronim nama baru ISIS/ISIL dalam bahasa Arab, benar-benar terbukti sebagai sebuah kekhalifahan Islam, kelompoknya akan bergabung dengan negara Islam itu, kata Mirwais.

“Kami mengetahui Daish dan kami memiliki hubungan dengan sejumlah anggota Daish. Kami menunggu untuk melihat apakah mereka benar-benar memenuhi kriteria untuk disebut sebuah kekhalifahan Islam,” kata Mirwais dikutip BBC (2/9/2014).

“Jika kami mendapatinya benar, kami yakin pemimpin kami akan mengumumkan aliansinya dengan mereka. Mereka adalah mujahidin hebat. Kami berdoa untuk mereka, dan jika kami tidak menemukan ada masalah dalam cara mereka beroperasi, kami akan bergabung dengan mereka.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menurut BBC, saat ini ada sekitar 14 garis pertempuran berbeda di seluruh Afghanistan, di mana Taliban memerangi pasukan pemerintah.

Salah satunya adalah di sekitar Pul-e-Khumri, ibukota Provinsi Baghlan di bagian utara Afghanistan. Jaraknya kurang 200km dari Kabul, meskipun demikian perlu waktu 7 jam berkendara ke sana, menyusuri pegunungan dan melewati Salang Pass. Kondisi jalannya berbatu-batu, sangat buruk.

Di daerah itulah wartawan BBC menemui Mirwais, seorang pejuang Afghanistan yang sudah berkali-kali pindah kelompok dan sekarang ikut bergabung dengan kelompok Hizbul Islam. Mirwais mengaku kelompoknya mendapatkan senjata dari tentara Afghanistan.

“Perjuangan kami terutama melawan pasukan Amerika, dan alhamdulillah mereka [bisa] dipaksa melarikan diri. Tetapi kami akan terus berjuang hingga terbentuk sebuah pemerintahan Islam,” katanya.

“Pemerintah tidak punya kendali atas daerah yang sulit dijangkau. Mereka tidak bisa sampai ke desa-desa tanpa kekuatan yang besar.” ujarnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya ‘Transmigrasi Ilmu’: Dari Dunia Islam ke Eropa (2)
Tulisan selanjutnya Sebarkan Syiah, Sudan Tutup Pusat Kebudayaan Iran dan Usir Diplomatnya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Berita
2 Juni 2026 18:00
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?