Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Israel Akan Kehilangan Miliaran Dolar

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 Juli 2005 04:17
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Ada 21 permukiman di Jalur Gaza yang akan ditinggalkan Israel dalam program yang dinamai PM Israel Ariel Sharon sebagai rencana perjanjian dan dilaksanakan Agustus mendatang. Selain itu, ada empat permukiman lain di Tepi Barat.

Secara umum, ke-21 blok permukiman di Gaza itu bisa dikelompokkan berdasarkan komunitas penghuninya.

Pertama, permukiman komunitas religius. Permukiman kelompok ini antara lain adalah Atzmona, Bedolah, Gadid, Ganei Tal, Gan Or, Katif, Kfar Darom, Morag, Netzarim, Netzer Hazani, dan Neve Dekalim.
Kedua, permukiman komunitas non-religius yaitu Dugit, Elei Sinai, Kfar Yam).

Ketiga, permukiman komunitas campuran terdiri dari Nisanit, Pe’at Sade, dan Rafiah Yam. Gush Khatif, yang terletak di sisi garis pantai Gaza selatan, merupakan blok permukiman terbesar. Blok ini merupakan pintu masuk ke pantai dari kota-kota utama Palestina seperti Khan Yunis dan Rafah.

Blok ini juga menjadi penegas kontrol Israel atas perbatasan Mesir-Gaza atau yang dikenal sebagai Philadephia Route. Di blok permukiman ini pula terdapat banyak komunitas religius garis keras.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Di luar ketiga kelompok permukiman itu, ada kelompok permukiman lainnya. Yaitu Elei Sinai, Dugit, dan Nisanit terletak di sepanjang perbatasan utara dengan Israel, sekaligus menyambung kehadiran Israel dari Kota sheklon (di dalam Israel) hingga tepi Kota Gaza.

Sementara itu, Netzarim, Kfar Darom, dan Morag terletak di posisi yang strategis, yaitu di jantung Jalur Gaza. Permukiman ini merupakan pusat kontrol Israel terhadap kawasan itu. Karena dari ketiga permukiman ini Israel bisa membagi Jalur Gaza menjadi area-area terpisah dan mengisolasi wilayah lainnya.

Selain itu, permukiman-permukiman ini mengontrol lahan pertanian utama, dan sekitar sepertiga dari total garis pantai Gaza.

Ekonomi kawasan ini umumnya mengandalkan pertanian, dengan beberapa industri lokal (Neve Dekalim dan Katif) dan kawasan wisata (Dugit, dan Katif).

arga dari blok utara –Elei Sinai, Nisanit, dan Dugit– terpisah dari para pemukim lainnya.

Untuk masuk ke kawasan permukiman lainnya, mereka harus masuk ke Israel terlebih dulu, dan baru masuk ke Gaza kembali lewat pintu masuk lain. Kehidupan sosial dan ekonomi blok utara ini sangat tergantung dengan Israel ketimbang blok permukiman lainnya. Sebagian besar warga blok permukiman ini belajar dan bekerja di Israel.

Setelah ditinggalkan para penghuninya, seluruh permukiman itu akan dihancurkan. Total ada 1.700 keluarga yang dikeluarkan. Di antara mereka termasuk 155 petani Israel yang menghasilkan produk pertanian dan bunga senilai US$120 juta per tahunnya.

Sekitar 15% ekspor pertanian Israel berasal dari Jalur Gaza. Akibat penarikan ini, Israel juga akan kehilangan 70% dari seluruh produk organiknya, yang juga dikembangkan di Gaza.

Untuk mengeluarkan warganya dari Gaza, Israel harus mengeluarkan US$900 juta.

Sedangkan untuk merelokasi militernya dan membangun fasilitas baru untuk mereka, negeri Yahudi ini harus merogoh US$500 juta. Artiya, Israel akan kehlangan miliaran dolar untuk proyek penarikan itu. Dengan kerugian sebesar itu, mungkinkah mereka rela melepas Gaza? (mi/afp/rtr)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Senator AS Sarankan Serang Kota Suci Mekah
Tulisan selanjutnya Militer Thailand Ikut Razia Pesantren

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Berita
2 Juni 2026 19:00
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?