Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kristolog Ternama Ahmad Deedat Berpulang

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 8 Agustus 2005 04:09
Bagikan
Bagikan

Selasa, 9 Agutus 2005

Hidayatullah.com–Innalillahi wa inna ilaihi raajiun. Umat Islam dunia berduka. Juru dakwah dan kristolog mashur dunia, Sheikh Ahmad Deedat berpulang ke rahmatullah di usia 87 tahun. Ahmad Deedat adalah dai dan kristolog dunia yang disegani kalangan Kristen.

Seperti dikutip Arabnews.com, Deedat meninggal hari Senin, (8/7) kemarin. Menantu pria Deedat, Essam Ahmed Mudeer, mengatakan, dunia telah kehilangan juru dakwah tersohor yang telah berjuang untuk Islam selama 60 tahun.

Sebagaimana diketahui, pria bernama lengkap Ahmed Hoosen Deedat ini tak pernah mengenyam pendidikan formal. Meski demikian, kiprahnya dalam dakwah, khususnya dalam bidang kristologi sangat disegani di seluruh dunia.

Karya-karya Deedat seperti; "The Choice-Between Islam and Christianity", "Is the Bible God’s Word?", ; "Al Qur’an the Miracle of Miracles", "What the Bible says about Muhammad?", dan "Crucifixion or Cruci-Fiction?" begitu dikenal dan diakui di seluruh dunia.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Karena itulah Deedat pernah memperoleh penghargaan dari King Faishal Award –semacam hadiah Nobel dari Pemerintah Saudi Arabia– pada tahun 1986 atas karya-karyanya itu.

Semasa hidup, Deedat telah menerbitkan sekitar 22 buku penting dan telah dicetak hingga 20 juta kopi.

Pria kelahiran India, 1918 ini telah banyak menyelamatkan aqidah saudara-saudara Muslim, khususnya di benua Afrika yang telah banyak mengalami serangan Kristenisasi  dari para misioaris.

Deedat telah memulai kegiatannya dengan mengajak para pendeta melalui jalan debat sejak usia 16 tahun. Kefasihannya mempertahankan keyakinan Islam dan bukti-bukti keraguan agama Kristen telah diakui kalangan Kristen seluruh dunia.

"Beliau adalah tokoh besar dan perjuangan dia untuk mendakwahkan Islam akan terus dikenang selamanya , " ujar Abu Ammar, mantan mahasiswa di Boston yang pernah mengikuti studi tentang kekristenan tahun 1993 pada Deedat.

Deedat mengalami penurunan kesehatan setelah stroke menyerangnya sejak tahun 1996. Sejak itu dia tergolek lemah dan mengalami kelumpuhan.  Kesehatannya yang buruk ini membuat ia sempat berkali-kali diisukan telah meninggal dunia.

Deedat masih berstatus sebagai pemimpin Propagation Centre International (IPCI), sebuah lembaga yang masih dipegangnya hingga meninggal. Baginya, berdebat sebagai satu-satunya jalan membuktikan kebenaran Islam. Melalui perdebatannya dengan kalangan pendeta itulah, hingga hari ini, sudah ribuan orang menjadi Muslim

Deedat telah tiada, namun ia telah meninggalkan warisan ilmu kepada murid-murid atas dakwahnya yang kini telah menyebar di seluruh dunia. (cha, berbagai sumber)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya KH. Kholil Ridwan: “Aa Gym, Arifin Ilham, Bicaralah!”
Tulisan selanjutnya Argentina Tangkap Penjahat Perang Serbia Bosnia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Dari Ateis jadi Muslim: Perjalanan Simon Wallgren Menemukan Cahaya Islam

Feature
30 Juni 2026 17:12
Pesan Khutbah Jum’at H. Agus Salim Tahun 1928: Persatuan Lahir dan Batin
Teladan Jusuf Wibisono : Pejabat Masyumi yang Berintegritas Tinggi
Ketika Ilmu Pengetahuan Berpihak pada Kuasa, Bukan Kebenaran
Akui Gagal Gulingkan Hamas, Netanyahu Siapkan “Migrasi Sukarela” bagi Penduduk Gaza

Terbaru

  • Pesan Khutbah Jum’at H. Agus Salim Tahun 1928: Persatuan Lahir dan Batin
  • Kloter Terakhir Jamaah Indonesia Tiba di Tanah Air, Operasional Haji 2026 Berakhir
  • Hamas Berharap Pasukan Internasional Jadi Penghalang Pelanggaran ‘Israel’ di Gaza
  • Aksi-Aksi Suporter Bola Dukung Palestina di Piala Dunia 2026
  • Akui Gagal Gulingkan Hamas, Netanyahu Siapkan “Migrasi Sukarela” bagi Penduduk Gaza
  • Rusia Sempat Dituduh, Pipa Gas Nord Stream Ternyata Disabotase Tentara Ukraina
  • Helikopter Mendarat Darurat di Laut Arab Satu Tentara Amerika Hilang
  • Membangun Peradaban dari Rumah: Ketahanan Keluarga sebagai Jalan Kebangkitan Umat
  • Ketika Ilmu Pengetahuan Berpihak pada Kuasa, Bukan Kebenaran
  • MUI Perjuangkan Akses Hunian Layak bagi Dai dan Guru Ngaji

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?