Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Poligami Bantu Hapuskan Perawan Tua

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 Agustus 2005 03:17
Bagikan
Bagikan

Rabu, 24 Agustus 2005

Hidayatullah.com–Pemimpin Malaysia mendesak agar para wanita membolehkan suami mereka berpoligami sebagai salah satu cara untuk membantu kaumnya agar tidak jadi ‘perawan tua,. Pernyataan ini disampaikan  pemimpin partai Islam, PAS, Nik Abdul Aziz Nik Mat, Senin (22/8) kemarin.

Nik Azis yang berkomentar tentang dua kejadian yang berbeda yang melibatkan para isteri yang menyerang suami mereka ketika mereka mencoba menikahi beberapa wanita lain.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

"Para isteri seharusnya komitmen membantu para wanita lain ‘yang akan menjadi perawan tua’ sampai matinya sebab… para pria yang menginginkan mereka telah terhambat untuk mengawini mereka," kata Nik Abdul Aziz yang dikutip media lokal setempat.

Pembantunya Anwar Bakri membenarkan komentar yang dibuat Aziz itu Sabtu (20/8). Nik Abdul Aziz, yang juga menteri besar negara bagian Kelantan, mengatakan "para isteri seharusnya memberikan kesempatan bagi suami mereka jika mereka memiliki kemampuan keuangan dan kemampuan untuk mengawini lebih dari satu wanita.

Islam mengizinkan seorang pria beristri empat, tetapi kebanyakan negara bagian Malaysia mengharuskan para pria memenuhi beberapa syarat mereka membutuhkan para wanita dengan berbagai syarat ketat sebelum mereka dapat menikahi lebih dari satu wanita.

Begitupun, program poligami telah menjadi kebutuhan di Malaysia, dimana hampir 60% jumlah populasi penduduk beragama Islam.

Awal bulan ini, wanita usia 53 tahun diduga memberikan campuran tepung asam berbahaya kepada suaminya yang berusia 30 tahun setelah suaminya menyampaikan keinginanan untuk menikahi wanita lain yang lebih muda dari usianya.

Wanita ditangkap dengan tuduhan berencana melukai dan dia dipenjara selama 20 tahun.

Nik Abdul Aziz, selain dikenal sebagai partai Islam di pemerintahan Kelantan selama 15 tahun, juga dikenal sebagai ulama yang zuhud,

Beberapa waktu lalu, dia sempat menasehati para wanita agar menghentikan pengunaan lipstik dan parpum yang yang berlebihan agar tidak mendorong terjadinya proses perkosaan.

Namun ungkapannya itu dianggap media massa -khususnya media massa asing-sebagai sikap yang fundamentalis.

Poligami memang bukan hal baru dan sebelumnya tak pernah ada masalah. Bahkan kebanyakan para kiai NU di Indonesia adalah penganut poligami. Masalah poligami di Indonesia muncul ketika masuknya wacana gender dan liberalisme yang datang dari Barat. (ap/wpd)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Penginjil Pembenci Islam Serukan Bunuh Presiden
Tulisan selanjutnya PM Howard Bertemu dengan Pemimpin Muslim

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Berita
20 Juli 2026 05:00
MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang

Terbaru

  • PM Andy Burnham Izinkan Pangkalan Militer Inggris Dipakai Amerika untuk Menyerang Iran
  • Perang Amerika Serikat atas Iran Sejauh Ini Menelan Biaya $37,5 Miliar Kata Pentagon
  • Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September
  • MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang
  • ‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
  • MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?