Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tokoh Syiah Iraq Berencana Kunjungi UEA

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 15 Agustus 2017 13:05 1:05 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 Agustus 2017 13:05
Bagikan
Putra Mahkota Mohammed bin Zayed Al-Nahyan dan Wakil Panglima Tertinggi Pasukan UEA menyambut Muqtada Al-Sadr di UAE
Bagikan

Hidayatullah.com—Tokoh Syiah Iraq berpengaruh, Muqtada al-Sadr, berencana mengunjungi Uni Emirat Arab (UEA) pada hari Ahad, guna memperkuat hubungannya dengan negara-negara Sunni di Timur Tengah, kutip middleeastmonitor.com.

Ini akan menjadi kunjungan kedua dalam beberapa bulan terakhir bagi Muqtada al-Sadr, yang memiliki banyak pengikut di wilayah miskin perkotaan Iraq. Sebelum ini dia mengunjungi Arab Saudi pada akhir Juli lalu.

Pemerintah Emirat akan mengirim sebuah pesawat khusus untuk menerbangkan Muqtada al-Sadr ke UEA dan mengantarkannya pulang ke Iraq, deminikan menurut pernyataan di situs ulama Syiah itu.

Ulama tersebut merupakan satu dari sedikit pemimpin Syiah Iraq yang menjaga jarak dari Syiah Iran, rival regional Arab Saudi dan pendukung utama Presiden Bashar al-Assad. Pada April, Sadr meminta Assad untuk “mengambil keputusan heroik bersejarah” dan turun, untuk menyelamatkan negaranya dari lebih banyak pertumpahan darah.

Baca: Putra Mahkota Arab Saudi Terima Tokoh Syiah Iraq Moqtada Al-Sadr

Pihak Sadr mengatakan pertemuannya pada akhir Juli dengan putra mahkiota Saudi, Mohammed bin Salman, menghasilkan sebuah kesepakatan untuk mempelajari kemungkinan investasi di wilayah-wilayah Syiah di selatan Iraq. Saudi akan juga mempertimbangkan kemungkinan membuka kedutaan besar di kota suci Syiah Najaf, Iraq, katanya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sadr juga mengumumkan keputusan Saudi menyumbangkan 10 juta dollar untuk membantu rakyat Iran yang terlantar akibat perang dengan ISIS di Iraq, akan dibayarkan pada pemerintah Iraq.

Baca: Tokoh Syiah Muqtada Al-Sadr dan Pendukungnnya Protes Korupsi Pemerintah Iraq

Baghdad dan Riyadh telah mengumumkan pada Juni mereka akan mendirikan sebuah dewan koordinasi untuk meningkatkan hubungan, sebagai bagian dari upaya menyembuhkan hubungan bermasalah antar negara Arab itu.

Arab Saudi membuka kembali kedutaan besarnya di Baghdad pada 2015 setelah jeda selama 25 tahun, dan Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel al-Jubeir melakukan kunjungan langkanya ke Baghdad pada Februari tahun ini.

Sebelum ini, Uni Emirat Arab (UEA) bersama di belakang Arab Saudi ikut memboikot Qatar dengan alasan Negara Teluk itu berhubungan dengan Syiah Iran.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:boikot QatarMohammad bin SalmanMoqtada al SadrMuqtada al-SadrPutra Mahkota Arab SaudiraqSaudi-IraqsyiahSyiah IraqThamer Al-SubhanUEAUni Emirat Arab
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ribuan Warga Muhammadiyah Tegal akan Nobar Film Nyai Ahmad Dahlan
Tulisan selanjutnya Bachtiar Nasir: Merdeka Harusnya Menjadi Tuan di Negeri Sendiri

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Berita
30 Mei 2026 13:38
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?