Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Muslimin Austria Kecam Serangan terhadap Masjid

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 28 September 2005 02:48
Bagikan
Bagikan

 

Kamis, 29 September 2005

Hidayatullah.com–Warga Muslim Austria mengutuk tindakan
atas terjadinya pada sebuah masjid di kota besar
Linz awal
minggu ini. Kalangan Muslim juga menghimbau para politikus dan media massa untuk membantu
melawan melakukan kampanye sikap anti-Muslim di negeri itu.

Sikap anti-Muslim terjadi setelah sekelompok orang tak
dikenal tiba-tiba menyerang dengan cara melempar batu ke arah umat Islam
tatkala sedang shalat di sebuah masjid, ujar seorang pemimpin Islam Austria
sebagaimana dikutip IslamOnline.net, Selasa (27/9) kemarin. 

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Meskipun penyerang tak sempat melukai seorang jamaah,
namun pihak Muslimin langsung melaporkan kejadian itu sebagai bentuk tindakan
hukum untuk menjaga ketertiban. Sang penyerang dikabarkan hanya melukai jendela
masjid.

"Peristiwa ini mencerminkan kebencian agama dan
siagaan menggunakan kekuatan yang melawan terhadap minoritas agama harus
dihadapi, tidak hanya karena terjadi pada Orang Islam, tetapi juga
masyarakat," ujar wakil lembaga
Islam Austria.

Populasi Muslim Austria diperkirakan mencapai 400.000.
Ini termasuk 4% dari jumlah total 8 juta populasi rakyat negeri itu.

Dan Islam bukan agama baru di Austria. Islam dikenal sebagai
agama kedua setelah Katolik.Islam sudah diakui di negeri itu semenjak tahun
1912, sepanjang pemerintahan Tzar Franz Joseph.

Bukan pertama

Serangan terhadap masjid kemarin bukanlah hal baru yang
menjadikan minoritas Islam menjadi sasaran.  

Di tahun 2003, para penyerang tak dikenal juga telah mengotori
lebih dari 30 makam kaum Muslim di kota Linz.

Sebelumnya, makam itu juga pernah dirusak beberapa saat
setelah kejadian serangan 11 September di Amerika.

Sikap anti-Muslim tak hanya sebatas itu, para vandalis
juga mencoret-coret gambar pada dinding di beberapa masjid.

Presiden Austria,
Heinz Fischer Juli lalu memperingatkan pemerintah Eropa untuk melawan terhadap
segala tindakan teror atas kebencian terhadap minoritas Islam.

"Islam bukanlah musuh Barat, tetapi musuh yang riil
adalah kelompok kecil fanatik yang harus diisolasi," tambahnya.

Since his election in 2004, Fischer has taken several
good gestures toward the Muslim minority.

Sejak pemilihan nya di tahun 2004, Fischer telah
mengambil beberapa isyarat baik terhadap kalangan Muslim.

Ia pernah mengundang wakil Muslim dalam acara perjamuan
untuk iftar (buka puasa) di istana negara selama bulan Ramadhan. (mol/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Palestina Tuntut AS Tak Lagi Dukung Israel
Tulisan selanjutnya Yahudi Lobi AS untuk Serang Iran

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Artikel
3 Juni 2026 05:00
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?