Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Netanyahu Menjadi PM Israel untuk Ketiga Kalinya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 3 Februari 2013 07:24 7:24 am
Ama Farah
Dipublikasikan 3 Februari 2013 07:24
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Presiden Israel Shimon Peres menugaskan perdana menteri incumbent Benjamin Netanyahu pada hari Sabtu untuk membentuk kabinet baru, menyusul pemilihan umum 22 Januari lalu, lapor Xinhua (3/2/2013).

Keduanya bertemu di kediaman presiden Israel di kota Al-Quds (Yerusalem) pada Sabtu malam, setelah Peres menerima rekomendasi dari 82 anggota Knesset (parlemen Zionis) yang menyatakan Netanyahu adalah kandidat paling cocok untuk memimpin kabinet.

Peres menyatakan bahwa pemerintahan baru harus dibentuk secepatnya dan langsung bekerja, sebab Israel memerlukan stabilitas diplomatik dan finansial guna mengatasi masalah yang sedang dihadapi negara itu, seperti defiist anggaran, masalah penyetaraan beban masyarakat dan memperbaharui perundingan damai dengan Palestina.

Netanyahu menyampaikan terima kasih kepada Knesset yang kembali mempercayai dirinya untuk menjabat perdana menteri, yang menjadikannya orang pertama dalam sejarah Zionis menjabat perdana menteri sebanyak tiga kali.

Berdasarkan undang-undang Zionis, Netanyahu memiliki waktu 28 hari untuk membentuk kabinet. Jika dalam proses itu dia menghadapi jalan buntu, maka diberikan perpanjangan waktu selama dua minggu. Jika tugas membentuk kabinet masih juga belum bisa diselesaikan dalam perpanjangan waktu itu, maka pemilihan baru akan diumumkan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dilansir Reuters, dalam pidato penerimaan tugas itu Netanyahu mengatakan bahwa tugas utama pemerintahan baru yang akan dibentuknya adalah mencegah Iran dari kepemilikan senjata nuklir.

Netanyahu juga menyebut soal bahaya senjata yang dikirimkan Suriah ke gerilyawan kelompok Syiah Libanon dukungan Iran, Hizbullah. Dia menyatakan senjata yang dikirimkan sepertinya senjata kimia. Tetapi dia tidak menyebut negara tertentu.

Netanyahu juga mengatakan akan mengajak Presiden Palestina Mahmud Abbas untuk kembali berunding. “Tiada hari tanpa membicarakan bersama-sama bagaimana mewujudkan perdamaian untuk rakyat kita,” katanya berpromosi, seakan lupa bahwa selama ini pemerintahannya sering mencari alasan guna menghindari perundingan dengan Palestina.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Saudi Perangi Narkoba dengan E-project
Tulisan selanjutnya Puluhan Mahasiswa Harvard Diskors karena Menyontek

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Warga Thailand Demo Kedutaan ‘Israel’, Protes Kelakuan Wisatawan Zionis

Berita
11 September 2026 10:03
Sanksi Inggris Hanya Menarget Pemukiman Ilegal ‘Israel’, Bukan Zionis
Media ‘Israel’: UEA Pernah Peringatkan Zionis Soal Operasi Thufan Al-Aqsha
Trump Diam soal Sanksi Inggris terhadap Permukiman Ilegal ‘Israel’
11 Negara Eropa dan Kanada Sepakati Larangan Dagang dengan Permukiman Ilegal ‘Israel’

Terbaru

  • Pameran Kaligrafi Internasional 2026 di Semarang Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara
  • MUI Tegaskan Peringatan Maulid Nabi Tak Semestinya Bernuansa Satanic
  • Hidayatullah: Umat Islam Harus Berpolitik dengan Tauhid
  • Al-‘Aqabah: Jalan Terjal Menuju Peradaban Fitrah
  • Erdogan: Pakta Pertahanan Makkah adalah Sinyal Persatuan bagi Dunia Islam
  • Publik Amerika Lebih Pilih Dukung Palestina daripada ‘Israel’
  • Norwegia Ancam Penjara 3 Tahun bagi Perusahaan yang Berdagang dengan Permukiman Israel
  • Teror Bandit Merebak di Nigeria, Enam Imam Diculik
  • 900 Tahun Islam di Maladewa, Presiden Muizzu Resmikan Lembaga Investasi Wakaf untuk Makmurkan Rakyat
  • Maladewa Peringati 900 Tahun Memeluk Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?