Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Terapi Musik Atasi Kepikunan Lansia

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 4 Desember 2005 03:22
Bagikan
Bagikan

Senin, 5 Desember 2005

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Hidayatullah.com–Terapi musik bagi lansia penderita dementia atau kepikunan terbukti efektif. Pasalnya, lansia, bahkan yang berusia 90 tahun atau lebih ternyata tidak melupakan lagu-lagu yang mereka ingat semasa anak-anak. Bahkan, sekalipun mereka menjadi pikun akibat kian uzur.

"Saya akan segera menerbitkan buku yang berisi koleksi 100 lagu untuk setiap generasi yang saya survei di seluruh Jepang," kata Tatsuhiko Akaboshi, Ketua Umum Asosiasi Sukarelawan Musik Tokyo. Selama hampir 40 tahun, ia telah merawat orang-orang lansia dengan musik.

Pada waktu-waktu belakangan ini perawatan penyakit pikun dengan musik telah banyak menarik perhatian. Jenis terapi ini juga telah dikaji oleh kalangan dokter.

"Daya musik begitu kuat. Dikabarkan perawatan dengan musik telah terbukti secara ilmiah," kata Akaboshi, 84 tahun, yang dulunya merupakan seorang musikus profesional dan kini sedang berupaya mempopulerkan perawatan dengan musik dengan berkunjung ke berbagai tempat di Jepang.

Sebagai contoh, bekerja sama dengan Rumah Sakit Geriatri Metropolitan Tokyo, Akaboshi melakukan terapi musik atas seorang wanita penderita Alzheimer berusia 81 tahun dengan wajah tanpa ekspresi. Dia tidak dapat melihat mata orang lain dan berupaya menghindar kontak dengan mereka.

Perawatan dilaksanakan selama sejam, sekali seminggu. Pada mulanya, dia merasa ragu untuk melantunkan sebuah lagu, namun mulai menyanyi setelah perawatan selama 10 jam. Dia langsung menatap mata oang lain, memberikan perhatian kepada orang lain, berkeliling dengan penuh percaya diri dan bercakap-cakap dengan orang lain dengan ekspresi yang kaya pada wajahnya.

Peralatan tomografi pemancar positron menemukan cuping depan dan cuping occipital otaknya, mulai membaik. Padahal, sebelumnya aktivitasnya selalu rendah. Ini membuktikan keberhasil perawatan dengan musik.

Banyak lansia yang biasanya tak banyak berbicara, mulai menyanyikan lagu dan menikmati kisah yang terkandung dalam lagu itu.

"Saya sering bertanya mengapa perawatan dengan musik efektif, namun lagu-lagu memiliki daya seperti itu," kata Akaboshi. "Menyanyi selama 10 menit saja sehari cukup efektif."( PdPersi/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dalam Sehari, 13 Tentara AS Tewas di Iraq
Tulisan selanjutnya Gaet Jemaah Melalui Gambar Porno

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel

Berita
20 Oktober 2026 19:37
Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
Yunani Sahkan Larangan Media Sosial bagi Anak di bawah 15 tahun
Lebih dari 100 Juta Nama Dihapus dari Daftar Pemilih India, Mayoritas Muslim
Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi

Terbaru

  • Gereja di Yordania Diserang, Raja Abdullah Janji akan Menuntut Balas
  • Didanai Beijing, Pentagon Anggap Confucius Institutes Ancaman Bagi Keamanan Negara AS
  • Lebih dari 100 Juta Nama Dihapus dari Daftar Pemilih India, Mayoritas Muslim
  • Yunani Sahkan Larangan Media Sosial bagi Anak di bawah 15 tahun
  • Dua Tentara Penjajah ‘Israel’ Tewas dalam Baku Tembak di Tepi Barat
  • Cegah Data Jatuh ke Tangan ‘Israel’, Malaysia Larang ASN Pakai Waze
  • Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi
  • Jihad Santri di Era Modern
  • Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
  • Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?