Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Panglima Militer Israel mundur

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 18 Januari 2007 00:17
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Letjen Halutz mengatakan dia ingin dianggap 'bertanggung jawab' setelah perang yang dikritik secara meluas karena dinilai gagal memberantas milisi anti Israel.

Penyelidikan militer sudah selesai, namun badan pemerintah yang menangani perang 34 hari itu masih melakukan penyelidikan.

Pengunduran diri Letjen Dan Halutz ini tampaknya menjadi salah satu dari serangkaian langkah mundur belakangan ini atas PM Ehud Olmert.

Beberapa jam sebelum Letjen Halutz mengumumkan pengunduran diri, Kementrian Kehakiman memerintahkan penyelidikan kriminal atas peran Olmert dalam swastanisasi bank terbesar kedua di Israel Tahun 2005.

Di bawah tekanan

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kepemimpinan militer dikritik karena perencanaan buruk, strategi buruk, maupun pelaksanaan buruk dalam perang tersebut. Letjen Halutz dinilai terlalu mengandalkan serangan udara dan menunggu terlalu lama sebelum mengerahkan pasukan darat.

Dan ketika pasukan darat dikerahkan, banyak tentara yang mengeluh tidak didukung oleh peralatan memadai.

Letjen Halutz mengatakan memutuskan untuk mengundurkan diri karena penyelidikan atas perang sudah selesai.

"Gema perang sudah melemah dan saya memutuskan untuk bertindak sesuai dengan tanggung jawab saya," seperti tertulis dalam surat pengunduran dirinya.

Stasiun radio milik pemerintah mengatakan Olmert berupaya sekuat tenaga untuk mencegah pengunduran diri sampai keluarnya hasil penyelidikan pemerintah.

Korban warga sipil

Israel menyerang markas Hizbullah di Libanon setelah kelompok pejuang itu menculik 2 tentara Israel dalam serangan lintas batas Juli 2006.

Namun operasi militer Israel tetap gagal membebaskan kedua tentara maupun menghancurkan Hizbullah sebelum dicapainya gencatan senjata.

Di sisi lain banyak warga sipil Libanon yang tewas dalam konflik itu sementara infrastruktur di Libanon juga banyak yang hancur.

Atas kekalahan itu, Angkatan Bersenjata Israel menderita korban jiwa 116 personil dan sebanyak 43 warga sipil Israel tewas akibat serangan roket-roket Hizbullah.

Letjen Halutz sebelumnya menjabat Kepala Staf Angkatan Udara dan ditunjuk menjadi Panglima AB Bulan Juni 2005.

Beberapa perwira tinggi militer Israel sudah lebih dulu mengundurkan diri karena kekalahannya dalam menangani perang dengan Hizbullah. [bbc]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tentara AS Bunuh Diri di Iraq
Tulisan selanjutnya Bank Islam Asing Mulai Beroperasi di Indonesia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha

Berita
5 Juni 2026 08:20
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?