Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

30 LSM Internasional Minta Investigasi Kekerasan di Mesir

Ahmad
Terakhir diupdate: 1 Agustus 2013 09:52 9:52 am
Ahmad
Dipublikasikan 1 Agustus 2013 09:52
Bagikan
Krisis Mesir yang diinginkan Barat dan Israel
Bagikan

Hidayatullah.com | SahabatAlAqsha.com–Sebanyak 30 LSM Internasional mendesak PBB untuk melakukan misi pencarian fakta atas insiden berdarah yang menewaskan dan melukai ratusan pendukung Presiden Mohammad Mursi yang dikudeta 3 Juli lalu.

Seperti dikutip dari kantor berita Palestinian Information Center (PIC), dalam sebuah surat kepada Komisaris Tinggi HAM PBB, Navi Pillay, LSM-LSM tersebut mendesak investigasi yang adil dan independen atas pembunuhan massal dan pelanggaran HAM yang dilakukan pasukan bersenjata Mesir sejak kudeta militer 3 Juli.

Organisasi-organisasi tersebut juga menyebutkan bahwa laporan yang dikeluarkan oleh kelompok kerja mereka di Mesir memperlihatkan peningkatan pelanggaran HAM serius, seperti pembunuhan, penangkapan sewenang-wenang, penggunaaan kekuasan secara berlebihan dan perampasan kebebasan berserikat, berbicara dan berekspresi serta menyerang siapa saja yang memprotes kudeta militer. Sebanyak 30 LSM itu di antaranya berasal dari Turki, Jenewa, Austria, Swedia, Tunisia, Mesir, Inggris dan Amerika Serikat.

Sementara itu, Perdana Menteri Palestina, Ismail Haniyah mengingatkan adanya konspirasi terhadap Mesir dan negara-negara Arab serta Islam yang ditujukan untuk melemahkan dan menghancurkan orang-orang Arab juga melemahkan Palestina.

Sebut Ancaman Keamanan Nasional

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sementara itu, meski telah banyak jatuh korban, tidak nampak ada tanda-tanda keprihatinan kalangan Militer mesir untuk menghentikan kekerasan. Militer bahkan mendukung pemerintah, memerintahkan polisi untuk mengakhiri aksi protes yang dilakukan pendukung Presiden Mesir yang digulingkan Mohammad Mursy di ibukota Kairo.

“Kabinet memutuskan untuk mengambil langkah yang diperlukan untuk menghadapi resiko dan mengakhiri aksi mereka,” kata pejabat terkait dalam pengumuman di televisi.

Tiga pemimpin Al Ikhwan al Muslimun bahkan telah dibawa ke pengadilan dengan tuduhan menghasut meskekerasan.

Pemerintah bahkan menyebut Ikhwan sebagai ancaman keamanan nasional.

“Keberlanjutan dari situasi berbahaya di Rabaa al-Adawiya dan Nahda, dan aksi teror yang terus meneru, serta blokade jalan jalan tidak lagi diterima karena ancaman keamanan nasional,” kata Menteri Informasi Dorreya Sharaf el-Din dalam pernyataan di televisi.

Seorang juru bicara Ikhwan mengatakan kepada BBC pendukungnya tidak memiliki pilihan selain tetap tinggal. Dia mengatakan keputusan untuk membubarkan kamp sudah diambil oleh “sekumpulan geng yang mengambil alih negara dan mencoba untuk menipu warga yang memiliki hak berdemokrasi”.

Mesir kembali dihadapkan pada kemungkinan bentrokan berdarah setelah pemerintah Mesir pada Kamis (01/07/2013) mengumumkan rencana untuk segera membubarkan unjuk rasa yang dilakukan oleh pendukung mantan Presiden Mohammad Mursy.

Mesir menginstruksikan kepada Menteri Dalam Negeri untuk “mengatasi bahaya tersebut dan mengakhirinya.” Namun instruksi tersebut tidak merinci tenggat waktunya.

Kebijakan Mesir tersebut dinilai dapat membawa Mesir pada peristiwa berdarah yang baru. Sebelumnya, pasukan militer negara tersebut menembak mati anggota Al Ikhwan al Muslimun dan melahirnya ratusan korban.*

 

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Ikhwan MuslimiunLSM internasionalMilter Mesirpelanggaran HAM Mesir
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sembilan Amalan Menggoda 10 hari terakhir Ramadhan
Tulisan selanjutnya SBY Tunjukan Sumsel Tuan Rumah ISG 2013

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Berita
1 Juni 2026 13:00
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?