Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tel Aviv: Dua Pilihan untuk Fatah, Damai dengan Israel atau Hamas

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 25 Maret 2008 02:53
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Sebagaimana diilansir oleh Kantor Berita AFP, pejabat Zionis pada haris Senin (24/3) memberikan dua opsi kepada Mahmud Abbas, tetap melakukan perundingan dengan Israel atau mulai berdamai dengan Hamas.

Pernyataan ini merespon ditandatanganinya kesepakatan antara Fatah dengan Hamas pada pertemuan di Shan’a Yaman, beberapa waktu lalu, di mana kedua kelompok perjuangan tersebut sepakat untuk memulai dialog, dalam rangka mewujudkan Palestina bersatu.

Sementara pihak Zionis menegaskan, agar Abbas segera memberi keputusan antara dua opsi tersebut.

Bahkan Amus Gilad, pejabat tinggi militer Israel, ikut berkomentar tentang kesepakatan Fatah-Hamas tersebut, dengan menyatakan bahwa jika Mahmud Abbas setuju terhadap kesepakatan dengan Hamas, maka Hamas bisa menguasai Tepi Barat.

Ia juga mengatakan, “Jika Mahmud Abbas hendak melanjutkan memimpin “pasukan damai” maka, ia tidak bisa bersama-sama Hamas, yang menyeru untuk menghancurkan Israel ”.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Bahkan, siaran radio militer Israel juga menyiarkan, bahwa, kalau Fatah bekerja sama dengan Hamas, maka semua kesepakatan antara Zionis dengan Fatah akan dibekukan.

Pada perkembangan selanjutnya, pihak Fatah menyatakan pembatalan kesepakatan Shan’a, yang telah ditandatangani wakilnya Azam Ahmad dan wakil Hamas Dr. Musa Abu Marzuk. Namir Hammad, penasehat Abbas menyatakan, bahwa kesepakatan Shan’a adalah sebua kesalahan, karena Azam Ahmad, bukan merupakan pejabat Fatah yang disepakati, dan Ahmad juga tidak mengkonsultasikan pertemuan ini dengan Mahmud Abbas. Ia juga menyatakan, bahwa adanya utusan Fatah di kesepakatan itu, adalah dalam rangka pengembalian kondisi, sebelum Juni 2007, dimana Ghaza masih dikuasai Fatah, bukan kesepakatan untuk memulai dialog.

Beberapa pihak memang menilai bahwa Fatah memiliki dua kubu, pertama, adalah mereka yang masih memiliki komitmen untuk mengusir Israel, sedangkan yang kedua adalah mereka yang memilih perundingan, yang dipimpin oleh Mahmud Abbas. Hal ini pernah disampaikan oleh beberapa tokoh Hamas, seperti Dr. Mahmud Shiam, dan Syaikh Abu Bakar Al Awawidah, pada hidayatullah.com beberapa waktu yang lalu.

Dan sampai saat ini kelompok Abbas masih memilih perundingan, walau barkali-kali perundingan itu gagal dan, berkali-kali pula ia mengutarakan kekecewaannya, karena Israel melanggar perjanjian. [Al Mafkarah Al Islam/thoriq/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dr Syamsuddin Arief: “Tak Mungkin Belajar Islam pada Orang Junub”
Tulisan selanjutnya Rabbi Israel Halalkan Darah Warga Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Berita
3 Juni 2026 09:20
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?