Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Amerika Akui “Culik” Anak Afia Siddiqui Berusia 12 Tahun

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 25 Agustus 2008 11:15
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pemerintah Amerika Serikat mengakui telah “menculik” anak belasan tahun putera ilmuwan Pakistan, Afia Siddqui yang ditawan di negara adidaya itu. Afia adalah Muslimah Pakistan yang “diculik” FBI 4 tahun lalu bersama anak-anaknya dengan tuduhan mencoba membunuh tentara Amerika Serikat di Afganistan.

Amerika mengaku, anak belasan tahun ini berada di tahanan mereka, kata keluarganya pada Ahad lalu.

“Kami menerima surat dari kantor kejaksaan negeri New York selatan, Amerika Serikat, Michael J Gracia, pada Jumat malam, yang mengaku menahan putera tertua Aafia Siddiqui, Ahmed, yang akan berumur 12 tahun pada November,” kata Fauzia, saudara perempuannya, kepada kantor berita Jerman Deutsche Presse-Agentur dpa.

Siddiqui hilang pada 2003 beserta tiga anaknya di kota pelabuhan Karachi, Pakistan selatan, setelah namanya muncul di daftar Amerika Serikat berisi tersangka terkait Al-Qaidah. Tuduhan yang sering dilontaskan AS untuk para aktivis Islam.

Keluarganya menyatakan ia ditangkap badan sandi Pakistan dan diserahkan kepada tentara Amerika Serikat.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ia muncul pada awal bulan ini, ketika pemerintah Amerika Serikat mendakwanya melakukan percobaan pembunuhan, di New York, tempat ia dikirim sesudah ditangkap pada 17 Juli di luar gugus pemerintahan di propinsi Ghazni.

Perkara Siddiqui menimbulkan kemarahan umum di Pakistan.

Kedua majelis parlemen Pakistan secara bulat memutuskan menuntut pemulangan segera Siddiqui, yang menyandang gelar PhD dari Institut Teknologi Massachusetts.

Sekelompok anggota parlemen Pakistan akan ke Amerika Serikat pada pekan mendatang untuk mendesak pembebasannya dan meminta keterangan mengenai dua anaknya lagi, satu gadis berusia sembilan tahun dan seorang lelaki berumur lima tahun, yang baru berusia tujuh bulan ketika keluarga hilang, kata keluarga.

Pejabat Amerika Serikat sebelumnya menyangkal menahan siapa pun anaknya.

“Pengungkapan bahwa Ahmed dalam tahanan Amerika Serikat adalah perkembangan luar biasa,” kata Fauzia.

“Saya merasa bahwa Dr Afia mungkin dipulangkan ke Pakistan segera, mungkin sebelum 3 September atau segera sesudahnya,” katanya.

“Ini mungkin angan-angan, tapi harapan itu sedikit-dikitnya menguatkan keluarga kami,” tambah dia.

Sebelumnya diberitakan, ‘tahanan No. 650’ di Bagram ini dikabarkan mengalami perkosaan dan siksaan. Pers “meributkan” nasib ‘tahanan No. 650’ ini, yang merupakan satu-satunya tahanan wanita Pakistan. Publik terbelalak ketia Amerika, 5 Agustus 2008, tiba-tiba mengumumkan bahwa Dr. Afia Sidiqui hendak diadili di New York. Padahal sudah hampir lima tahun ia “diculik” dan tidak diketahui rimbanya.

Terkuaknya wanita ‘tahanan No. 650’ yang berada di tahanan Amerika di pangkalan Bagram Afghanistan ini menunjukkan adanya perlakuan tidak manusiawi terhadap tawanan wanita.

Yvonne Ridley, wartawati Inggris yang memeluk Islam setelah ditangkap Taliban mengaku kaget. “Adalah hal yang cukup aneh, bagaimana kita menyerahkan saudara perempuan kita kepada non-Muslim laki-laki yang sejarahnya penuh perkosaan dan perlakuan sewenang-wenang kepada tahanan,” kata Ridley dikutip sebuah koran Pakistan. [bbc/hid/cha, berbagai sumber/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Helikopter NATO Jatuh di Afganistan, Satu Tewas
Tulisan selanjutnya Belajar Dari Musharraf Dan Saakashvili

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bendera Palestina dan Bendera Irlandia di Balai Kota Dublin
Berita

Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Berita
1 Juni 2026 11:20
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?