Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tradisi Halloween Digugat Pihak Gereja

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 27 Oktober 2009 17:22
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Bagi kebanyakan orang, perayaan Halloween —tradisi perayaan malam tanggal 31 Oktober di mana anak-anak di negara-negara berbahasa Inggris berpakaian aneh menyerupai setan, berkeliling dari pintu ke pintu rumah tetangga untuk meminta permen dengan berkata “trick or treat”—identik dengan kostum menarik dan camilan manis.

Tapi, bagi sebagian orang tua di Inggris, perayaan itu tidak lagi sekadar “permainan” anak-anak, lantaran tulisan di majalah komunitas Kristen di Lembah Belvoir, Inggris, yang menyatakan bahwa bocah-bocah yang terlibat dalam perayaan Halloween sejatinya berada di pihak setan.Menurut artikel berjudul “Halloween Isn’t a Treat–Don’t Be Tricked” (Halloween bukan sesuatu yang menyenangkan–jangan tertipu), upaya meminta imbalan berupa manisan agar orang yang dimintai tidak mendapat gangguan, sama dengan pemerasan dan tindak kriminal. 

“Perayaan Halloween berkonsentrasi pada perbuatan setan; bersenang-senang dengan situasi yang bisa membahayakan,” demikian tukilan artikel majalah Belvoir Angel yang diterbitkan dan didistribusikan oleh kumpulan sembilan paroki gereja di wilayah tersebut dan sekitarnya—Leicestershire dan Nottinghamshire.

Namun, tidak semua pembaca setuju dengan isi artikel tersebut. Mereka bahkan sangat marah dan mengatakan tulisan itu sangat tajam dan menjengkelkan.

“Tulisannya sangat berani, mengatakan bahwa siapa saja yang melakukan trick or treat, sama dengan menyembah setan. Kami tidak berpikir seperti itu, bagi kami ini hanya sedikit bersenang-senang,” ujar Mariel Heald, salah seorang pembaca yang berdomisili di Stather, Leicesthershire, Inggris.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Menurutku gereja sudah bertindak melampaui batas, dan aku bukan satu-satunya orang yang menyayangkan isi artikel itu!” tegas Heald, sebagaimana diberitakan Daily Mail.Sekitar 500 eksemplar majalah Belvoir Angel dibagikan secara gratis ke gereja-gereja maupun penghuni di wilayah tersebut.

Dan, tukilan artikel yang kontroversial itu berbunyi: “Pada malam Halloween, orang-orang yang biasanya taat terhadap hukum, merusak rumah-rumah tetangga mereka.“Dalam beberapa kasus, orang-orang ini menebar ketakutan, khususnya bagi kaum manula.Merayakan Halloween berarti kita berada di pihak setan dan segala perbuatannya.”

Sementara Troy Jekinson, yang berprofesi sebagai Kepala Sekolah Stathern Primary School, menegaskan bahwa orang yang merayakan Halloween bukan berarti berada di pihak setan.

“Ini hanya cara yang baik bagi kelurga untuk bersenang-senang dengan cara yang aman, meski tanpa harus melakukan trick or treat ke rumah-rumah,” jelas Jekinson.Peter Briant, editor Belvoir Angel, mengatakan bahwa artikel itu berisi peringatan agar orang-orang tidak “tergelincir” dan masuk dalam perangkap setan.

“Jika para pembaca tidak setuju, itu adalah pendapat mereka,” tukas Briant, seraya menambahkan bahwa isi artikel itu telah mendapat persetujuan dari para uskup setempat.

Sementara sebelumnya pada awal tahun ini, sebuah gereja Katolik di Great Manchester, membatalkan rencana pemesanan aula oleh sebuah kelompok masyarakat yang akan menggelar acara Halloween.

Tradisi Halloween berasal dari perayaan Festival Samhain oleh bangsa Celtic pada 2.000 tahun yang lalu—menandai pergantian tahun yang jatuh pada 1 November.Pada malam itu, orang Celtic percaya bahwa batas antara dunia orang mati dan dunia orang hidup menjadi kabur, sehingga arwah orang mati dapat memasuki dunia orang hidup—itulah mengapa pada malam Halloween, anak-anak mengenakan kostum seperti setan yang merupakan gambaran dari dunia orang mati. [dailymail/gry/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Profesor Sri Edi: Ada Menteri Preman
Tulisan selanjutnya Apakah Kaum Muslim Perlu Merayakan Halloween?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Berita
3 Juni 2026 13:00
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?