Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Teroris Kristen Bertujuan Melawan Pemerintah AS

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 30 Maret 2010 14:51
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Detroit News melaporkan, Senin (29/3) sembilan orang anggota Hutaree didakwa berencana “menyatakan perang” dan “menentang dengan kekerasan” terhadap pemerintah negara Amerika Serikat oleh Pengadilan Distrik di Detroit.

Tujuh dari terdakwa milisi Hutaree muncul sekilas Senin pagi di pengadilan, dan diperintahkan agar ditahan tanpa jaminan hingga hari Rabu.

Dalam lima dakwaan yang dikenakan kepada mereka dikatakan, antara Agustus 2008 hingga sekarang, terdakwa berupaya menggunakan bom dan senjata lainnya untuk melawan pemerintah Amerika Serikat.

Surat dakwaan juga menyebutkan bahwa mereka berecana membunuh seorang petugas penegak hukum setempat, dan para penegak hukum dari berbagai wilayah yang menghadiri sebuah upacara pemakaman–untuk menyerang prosesi pemakaman.

“Ini adalah contoh dari kelompok-kelompok radikal dan ekstrimis yang bisa ditemukan di seluruh masyakat kita,” kata agen khusus FBI yang bertanggung jawab menangani kasus itu, Andrew Arena.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“FBI menangani kasus kelompok-kelompok ekstrimis semacam ini dengan serius, khususnya mereka yang menarget warga tidak berdosa dan para penegak hukum yang melindungi warga negara Amerika Serikat.”

Kedelapan orang pria dan seorang wanita yang ditangkap adalah anggota Hutaree, yang dalam surat dakwaan diidentifikasi sebagai sebuah “organisasi ekstrimis anti pemerintah”. Masing-masing menghadapi 3-5 tuntutan, termasuk menghasut, berupaya menggunakan senjata pemusnah massal, mengajarkan/mendemonstrasikan penggunaan bahan peledak, serta dua dakwaan membawa senjata dalam tindak kejahatan dengan kekerasan.

Kelompok teroris bersenjata Kristen itu mengatakan, mereka mengajarkan teknik berperang modern untuk melawan orang-orang anti-Kristus.

Para terdakwa adalah  David Brian Stone, 45; istrinya Tina Stone, 44; putranya Joshua Matthew Stone, 21. Mereka semua berasal dari Clayton. Anak Stone yang lain David Brian Stone Jr., 19, asal Adrian. Joshua Clough, 28, dari Blissfield. Michael Meeks, 40, dari Manchester. Thomas Piatek, 46, asal Whiting, Indiana. Kristopher Sickles, 27, asal Sandusky, Ohio. Dan Jacob Ward, 33, asal Huron, Ohio.

Menurut pihak berwenang federal, kelompok yang dikenal sebagai Hutaree itu memandang para penegak hukum setempat, negara bagian dan federal sebagai “brotherhood” yang menjadi musuh mereka. Kelompok itu juga telah bersiap-siap melakukan kontak senjata.

Jika terbukti bersalah para terdakwa bisa dihukum penjara hingga seumur hidup, hukuman maksimal untuk pelaku percobaan penggunaan senjata pemusnah massal. Untuk tuduhan melakukan konspirasi jahat, bisa dikenakan hukuman maksimal 20 tahun penjara, sama halnya dengan sanksi untuk mengajarkan cara menggunakan bahan peledak. Kepemilikan senjata api, diancam dengan minimal penjara lima tahun.

Informasi dari pihak berwenang federal menyebutkan, kelompok itu telah menetapkan seorang penegak hukum Michigan sebagai target. Rencana mereka adalah, membunuh petugas itu, lalu ketika rekan-rekannya datang ke upacara pemakamannya, maka Hutaree akan menyerang dengan alat-alat peledak. Mereka berharap serangan itu menjadi katalis bagi serangan lanjutan yang lebih luas, dalam rangka melawan pemerintah.

Dalam surat dakwaan dikatakan, sebuah misi awal sudah direncanakan akan dilakukan bulan April. Jika ada yang menggagalkannya, Hutaree sepakat orang itu harus dibunuh.

Menurut Barbara McQuade, jaksa untuk wilayah timur Distrik Michigan, misi Hutaree itulah yang melatarbelakangi dilakukannya penggerebekan.

Satu hal yang patut dicermati adalah, kelompok radikal ekstrimis Kristen yang jelas-jelas menebarkan teror di Amerika Serikat itu, tidak disebut sebagai teroris. Mungkin Amerika–termasuk media massanya–malu, karena ternyata di dalam negara mereka sendiri ada kelompok teroris. Dan seperti kata agen FBI, kelompok sejenis bertebaran di negeri Paman Sam itu. [di/dn/hidayatullah.com]

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MUI dan Menag Desak Penerbitan PP Pornografi
Tulisan selanjutnya Memilih Buku Bergizi untuk Anak

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Berita
30 Mei 2026 13:38
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?