Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Si Kembar Pheinbom dan Shevoboh Dinilai Bantu Sebarkan Islam

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 27 April 2010 13:05
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Saat lahir, bayi kembar siam asal Kamerun, Pheinbom dan Shevoboh, dianggap sebagai pertanda buruk. Namun, keberhasilan operasi pemisahan yang dilakukan pakar asal Arab Saudi telah mengubah hidup si kembar sekaligus keyakinan sebagian besar orang di desa mereka.

Pheinbom dan Shevoboh lahir dengan kondisi dempet di bagian dada, perut, dan pinggul. Bidan yang membantu kelahiran di Desa Babanki Tungo, barat laut Kamerun, itu terkejut dengan “keanehan” tersebut.

Hal itu antara lain karena peralatan kesehatan di Babanki Tungo sangat terbatas untuk merawat bayi kembar siam.Namun, setelah adanya permintaan melalui internet, Raja Arab Saudi Abdullah setuju membiayai Pheinbom dan Shevoboh terbang ke kerajaan itu untuk operasi pemisahan pada 2007. Operasi selama 16 jam itu sukses memisahkan mereka. Kini Pheinbom dan Shevoboh memiliki tubuh masing-masing.

Malangnya, tiga tahun pascaoperasi pemisahan,tantangan fisik serius tetap ada. Setelah operasi, kedua bayi perempuan itu masingmasing hanya memiliki satu kaki. Mereka kini menunggu untuk dikirim kembali ke Arab Saudi untuk dibuatkan kaki tiruan dan mulai belajar cara berjalan. Saat ini, mereka hanya dapat merangkak. Kendati demikian, bayi kembar itu sangat riang, suka bermain, aktif berbicara, dan “nakal” seperti halnya anak-anak gadis berusia empat tahun.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Memeluk Islam

Beberapa warga Babanki Tungo mengira bahwa bayi kembar itu merupakan “hadiah setan”yang dikirim untuk menghukum ayah mereka yang telah memiliki 13 anak dari dua istri berbeda. Babanki Tungo merupakan desa pertanian yang banyak menghasilkan sayur-sayuran. Sebagian warga lain yakin bahwa Pheinbom dan Shevoboh dikirim untuk menghukum seluruh penduduk desa setelah seorang pemimpin tradisional di wilayah itu dibakar hidup-hidup oleh beberapa orang yang kalap.

“Kondisinya sangat sulit saat bayi itu masih siam,”kenang Emerencia Nyumale, ibu bayi kembar tersebut.“Orang-orang pergi dan lari menjauh saat saya membawa anak saya.Saya merasa sangat bersalah dan kesepian.Terima kasih Tuhan bahwa semua itu telah berakhir sekarang sejak operasi pemisahan tersebut.”

Cerita bayi siam itu pun memiliki dampak penting lain bagi warga Babanki Tungo.

Seiring pemberian bantuan kepada si bayi kembar, Pemerintah Arab Saudi mendanai sebuah Islamic Centre di desa tersebut untuk mendirikan sebuah masjid,pusat kesehatan,taman kanak- kanak,dan sekolah dasar. Ini membuat beberapa tetua desa memperkirakan bahwa sebagian besar warga Babanki Tungo lambat laun akan beragama Islam. Orang tua si bayi kembar telah menjadi pemeluk Islam pertama di desa tersebut. Karena besarnya apresiasi para dermawan Saudi kepada putri kembar mereka, orang tua Pheinbom dan Shevoboh kini memeluk Islam.

Ayah si bayi kembar, Ngong James Akumbu, kini menyebut dirinya dengan nama “Abdallah”, sedangkan Emerencia berganti nama “Aisha”. Lima dari semua anak-anak mereka pun telah masuk di sekolah dasar Islam. Seorang guru di sekolah dasar itu,Kum Edwin,kini juga telah beragama Islam.“Sebelum sekolah dibuka, saya pengangguran, banyak pacar dan banyak minum alkohol,” kata Edwin yang telah mengganti namanya menjadi ”Abdallah Wagf”.

“Saat saya mendengar sebuah sekolah Islam akan dibuka di sini, saya mengikuti kelas Islam selama tiga bulan. Saya tidak lagi minum dan saya kini mencari seorang istri karena memiliki banyak pacar itu tidak bagus,” tutur Abdallah Wagf. Banyak orang di Babanki Tungo kini melihat kelahiran Pheinbom dan Shevoboh sebagai berkah, bukan lagi kutukan.Tidak ada lagi takhayul yang beredar mengenai si bayi kembar. “Saya selalu mengatakan kepada semua orang tua agar bersabar karena Tuhan selalu menguji manusia dengan menunjukkan mereka hal buruk yang menjadi hal baik di masa depan,”papar ayah si bayi kembar.  bbc/sin/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya George W Bush Tur Promosi Buku
Tulisan selanjutnya Menggoyang Teori Evolusi, Situs Internet Profesor Dibrangus

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Berita
1 Juni 2026 13:00
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?