Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Umat Islam Harus Memiliki Media yang Mampu Membangun Opini

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 12 Mei 2010 17:16
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Tak semua orang, khususnya umat Islam, mampu membedakan mana yang benar dan mana yang salah. Mana yang berita, dan mana yang berupa opini. Umumnya,  mereka terjebak dan menjadi korban opini media. Karena itulah, fitnah terbesar di zaman ini adalah fitnah media massa.

Pernyataan ini disampaikan oleh Syeikh Sholeh al Husain, Penanggung Jawab Masjidil Haram, Mekah Al Mukaramah, saat silaturahmi dengan rombongan asal Indonesia di rumahnya, di kawasan Mekah, dekat kampus Ummul Quro.

“Umat Islam harus memiliki media yang baik dan mampu membangun opini kepada umat dan masyarakat,“ ujarnya.

“Perang” Terhadap Islam

Dengan sangat berapi-api, beliau mengingatkan pentingnya media karena negara-negara besar memecah belah umat Islam.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Meski usianya telah 80 tahun, namun ketajaman ingatan sangat luar biasa. Ia mampu mengingat hari, tanggal, bulan, tahun kejadian, hingga judul-judul media asing yang pernah “memojokkan” Islam.

Di antara yang sangat beliau ingat adalah kejadian demi kejadian yang merekayasa dan memusuhi Islam.  

Menurutnya, semenjak perang dingin dan pascaruntuhnya Soviet, kejadian-kejadian dunia semuanya diarahkan untuk memusuhi Islam. Di antaranya adalah awal istilah teroris, yang muncul dari pernyataan mantan Wakil Presiden AS Dick Cheney bahwa musuh Barat setelah Soviet adalah Islam.

Juga kejadian 11 September 2001, yang menuduh pilot asal Saudi terlibat bom WTC. Kejadian ini terus berjalan hingga bulan Juni 2007, ketika Uni Eropa beramai-ramai seolah “berperang” terhadap Islam, dengan membuat laporan 18 halaman adanya 498 kejadian terorisme di Eropa.

“Padahal, dari semua kejadian dalam laporan itu, hanya satu saja yang benar-benar ada keterkaitan dengan Islam,“ ujar Syeikh Sholeh berapi-api.

Kejadian seperti itu berjalan cukup massif hingga kini. Belum termasuk larangan-larangan simbul Islam di Barat dan di Eropa, yang seolah-olah berusaha mengeroyok Islam.

Untuk melaksanakan ini mereka bahkan telah mengeluarkan biaya yang sangat luar-biasa banyak. Namun kenyataannya, mereka tak mampu mendapatkan hasil.

Menurut Syeikh Sholeh, “perang” ini memunculkan banyak pertanyaan. Mengapa mereka begitu takut pada Islam? “Jawabannya tak lain, karena Islam memiliki nilai-nilai yang tak pernah dimiliki oleh paham sekular (secularism value) yang banyak dianut di Barat atau Eropa,” katanya.

“Mereka dengan congkak berusaha mengajarkan akhlak dan tata-krama pada dunia, namun fakta menunjukkan, hari demi hari, kebobrokan mereka terus diperlihatkan pada dunia, “ ujar Syeikh Sholeh.

Berbagai isu yang dimunculkan, seperti kasus Guantanamo, dan lain-lain, hanyalah serangkaian kejadian untuk menutupi kebobrokan mereka.

Sementara meski Islam terus dimusuhi, agama Allah ini justru terus membuat perubahan besar, tak hanya pada masyarakatnya (di Barat, red), bahkan pada pemimpin-pemimpin mereka sendiri.

Walhasil, dalam pesan terakhirnya, Syeikh Sholeh mengajak umat Islam memiliki media yang berwibawa, dan pentingnya membangun opini ke tengah masyarakat.

Usai menyampaikan pesan, Syeikh Sholeh yang ditemani Imam Masjid Haram, Dr. Mahir al Mu’aqiliy melanjutkan ramah tamah dengan rombongan Indonesia,  di antara  adalah; Prof Didin Hafiduddin, Dr. Syafii Anthonio, Dr. Ahmad Mukhlis Yusuf, mantan Dubes Qatar, Abdul Wahid Maktub, mantan Kapolda  Jawa Timur, Irjen Pol Herman Surjadi Sumawiredja, dan wartawan hidayatullah.com. [cha/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Saudi Belum Temukan Pengganti Vaksin Meningitis
Tulisan selanjutnya Memilih Bidang Pekerjaan di Akhir Zaman

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Berita
4 Juni 2026 08:06
Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?