Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Sarkozy Tak Malu Mengemis Kepada Israel

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 24 Juni 2010 17:39
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Gerakan Perlawanan Islam Libanon (Hizbullah) menyebut permintaan Presiden Perancis, Nicolas Sarkozy kepada Israel untuk melindungi nyawa tentara Perancis di Libanon Selatan sebagai hal yang memalukan negara ini.

Permintaan Sarkozy kepada Israel adalah jaminan keselamatan tentaranya saat Zionis menyerang Libanon.

Koran al-Mustaqbal, cetakan Libanon baru-baru ini mengungkapkan, Sarkozy dalam pertemuan terbarunya dengan Perdana Menteri Israel, Benyamin Netanyahu, meminta dirinya diberi informasi detail saat rezim ini akan menyerang Libanon, karena ia akan memiliki kesempatan untuk menarik pasukan Perancis yang tergabung dalam pasukan perdamaian PBB (UNIFIL) dari Libanon selatan.

Koran ini menambahkan, petinggi Israel menyatakan kepada Amerika Serikat bahwa rezim ini siap untuk menggempur Libanon.

Seperti dilaporkan IRNA, pejabat hubungan luar negeri Hizbullah, Ammar Musawi Selasa malam (22/6) menyebut pernyataan Sarkozy sangat berbahaya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menurut Musawi, pernyataan Sarkozy tersebut sama artinya dengan lampu hijau masyarakat internasional terhadap Israel untuk menyerang Libanon dan memiliki arti juga bahwa pasukan UNIFIL di Libanon selatan bekerja untuk kepentingan Israel dan bukannya melindungi negara ini dari ancaman rezim ilegal Tel Aviv.

Ditambahkannya, misi utama pasukan perdamaian UNIFIL adalah mencegah serangan Israel ke Libanon dan bagaimana mungkin seorang presiden negara Barat meminta Israel untuk melindungi nyawa tentaranya yang bertugas di pasukan perdamaian PBB.

Musawi menegaskan, jika pasukan UNIFIL tidak menjalankan misinya dan kehadiran mereka ditujukan untuk mencegah perlawanan bangsa Libanon guna mempertahankan diri dari agresi Israel maka kehadiran mereka harus ditinjau kembali.

Saat ini sekitar 15.000 pasukan perdamaian PBB yang tergabung dalam UNIFIL ditempatkan di Libanon selatan. [irb/irn/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Indonesia Urutan Empat Dunia Buka Situs Pornografi
Tulisan selanjutnya KPAI: 33 Anak Diperkosa Setelah Menonton Video Porno Mirip Ariel

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Serangan rudal Iran di Tel Aviv Israel
Berita

Timur Tengah Kian Memanas, Iran Tutup Wilayah Udara usai Serangan ke ‘Israel’

Berita
8 Juni 2026 19:30
PHK Tembus 23 Ribu Pekerja, DPR Desak Penguatan Perlindungan dan Percepatan Penyerapan Tenaga Kerja
Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
Pra Kongres Umat Islam VIII, MUI Gelar Halaqah Nasional Bahas Pesantren Aman dan Ramah Anak
Bersama DPR-DPD RI, MUI Gelar Hari Dialog Antar Peradaban Internasional, Dorong Perdamaian Global dari Indonesia

Terbaru

  • Persidangan Kasus Rodrigo Duterte di ICC Bisa Melibatkan 1.000 Korban
  • Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya
  • Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
  • Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT
  • Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI
  • Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan
  • Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan
  • Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan
  • Haflah Parade Tasmi’ Al-Qur’an, Momentum Mencetak Generasi Penghafal Al-Qur’an
  • China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?