Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Menanti Detik Waktu Makkah Gantikan GMT

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 11 Agustus 2010 12:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Jam berukuran raksasa yang terletak dekat Masjidil Haram sudah terpasang dan siap untuk berdetak. Banyak ulama menyatakan bahwa waktu Makkah pantas menggantikan Greenwich Mean Time (GMT), karena kota itu posisinya berada di tengah-tengah dunia.

Dalam sebuah konferensi di Doha 2008 silam, ulama dan cendikiawan Muslim mempresentasikan argumentasi ilmiah mereka, yang menjelaskan alasan mengapa waktu Makkah pantas untuk dijadikan meridian global.

“Menjadikan waktu Makkah sebagai pengganti Greenwich Mean Time, itulah tujuannya,” ujar Mohammed Al-Arkubi, general manager dari Royal Makkah Tower Hotel, sebagaimana dikutip Arab News (10/8/2010).

Jam super besar tersebut berada di tower pusat dari proyek Abraj Al-Bait. Jaraknya hanya 50 meter di seberang Masjidil Haram. Jam itu bisa dilihat dari kejauhan 17 km pada malam hari dan 11-12 km di siang hari. Sebuah perusahaan Jerman, Premiere Composite Technologies, mendesain jam tersebut.

Berbagai sumber mengatakan, jam yang ukurannya 6 kali lebih besar dari Big Ben di London itu akan mulai dioperasikan pada pekan Ramadhan pertama ini. Namun hingga kini tanggal pastinya belum ditetapkan. Percobaan pertama akan dilakukan atas jam yang menghadap ke arah kota Jeddah.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Di tower tempat jam besar berada juga terdapat Pusat Pengamatan Bulan dan Musium Islam. Jika Royal Clock, nama jam besar itu, memberitahukan waktu-waktu shalat setiap harinya, maka Pusat Pengamatan Bulan dan Musium Islam dipersiapkan untuk melestarikan pusaka Islam untuk generasi mendatang. Pusat Pengamatan Bulan akan dipakai untuk melihat hilal pertanda awal bulan-bulan haram atau suci. Dalam waktu-waktu khusus, cahaya vertikal sebanyak 16 lintasan akan ditembakkan ke langit hingga setinggi 10 km.

Jam yang pembangunannya diprakarsai oleh Raja Abdullah itu ditempatkan pada tower kelima dari Proyek Wakaf Raja Abdul Aziz di ketinggian 380 km. Jam bisa dilihat dari semua arah. Nama-nama Allah dituliskan di masing-masing jam dengan hiasan khas dekorasi Islam. Dua buah jam yang berseberangan tingginya mencapai 80 meter dan lebar 65 meter dengan diameter putar 39 meter. Dan dua jam lainnya memiliki tinggi 65 meter, lebar 43 meter dengan diameter putar 25 meter. Bagi pengunjung yang datang disediakan 2 buah lift untuk mengantar mereka naik ke balkon yang jaraknya hanya 5 meter di bawah jam.

Jika rampung, menara jam itu akan menjadi yang tertinggi di dunia. Lebih tinggi dari Palace of Culture and Science di Warsawa, Polandia; Big Ben di London; Rajabai Clock Tower di Mumbai, India dan Allen-Bradley Clock Tower di Milwaukee, AS.

Proyek yang dilaksanakan oleh Proyek Wakaf Raja Abdul Aziz, yang bertanggungjawab atas pemeliharaan Masjidil Haram itu, merupakan salah satu proyek terbesar di dunia. Dengan total area garapan 1,4 juta m2. Didesain dengan menggunakan arsitekur Islam, proyek terdiri dari pembangunan 6 buah tower yang mencakup 6.000 unit hunian dengan biaya investasi 6 milyar riyal atau sekitar 1,6 milyar dollar.

Di dalam kompleks Abraj Al-Bait juga dibangun hotel berlantai 76. Bangunan towernya akan menjadi bangunan yang lebih tinggi 59 meter dari Taipei 101 Tower di Taiwan, namun 251 meter lebih rendah dari Burj Khalifa di Dubai, yang sekarang  menjadi pencakar langit tertinggi di dunia.[di/an/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 1 Ramadhan hari Rabu, Tak Ada Perbedaan Ormas Islam
Tulisan selanjutnya Makam Muslim Dirusak Israel Jadi Museum

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Berita
30 Mei 2026 10:11
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?