Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tentara Asing yang Tewas di Afghanistan Tembus 2000 Orang

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 26 Agustus 2010 14:53
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Jumlah tentara asing yang terbunuh di Afghanistan menembus angka 2000 orang, sejak tahun 2001. Demikian laporan di situs internet www.iCasualities.org.

Menurut iCasualties, yang memantau kematian pasukan asing, dari total korban tewas itu, lebih dari 1200 serdadu dari mereka berasal dari AS dan lebih dari 330 orang tentara Inggris. Sisanya, 445 pasukan mitra koalisi dan yang lain 44 orang.

Sebelumnya, Senin kemarin, dua tentara NATO, salah satunya asal Amerika, tewas dalam serangan di  Afghanistan. Pihak aliansi mengatakan, sehari sebelumnya sudah empat tentara AS tewas.

Kematian telah membawa 453 jumlah tentara yang mati dalam perang Afghanistan tahun ini.  Saat ini terdapat sekitar 140 ribu serdadu AS dan NATO yang bertugas menstabilkan keamanan di negeri yang dililit kemelut tersebut.

Sementara itu, para pejabat Amerika terus mengalami silang pendapat terhadap kondisi pasukannya di Afghanistan. Menteri Pertahanan AS Robert Gates beberapa kali memastikan, Juli 2011 batas akhir pasukan AS ditarik dari Afghanistan. Pernyataan ini berbeda dengan ucapan Jenderal David Petraeus yang mengatakan,  penarikan pasukan tidak terikat secara kaku dari tenggat waktunya, bila keadaan tidak memungkinkan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pemerintah boneka Afghanistan, dengan dukungan negara-negara Barat, mencoba untuk membangun kekuatan tentara dan polisinya,  sehingga mereka dapat mengambil alih sepenuhnya tanggungjawab keamanan yang selama ini diemban oleh pasukan NATO yang dipimpin oleh AS, hingga tahun 2014 mendatang.

Di saat yang sama, pasukan NATO di bawah kendali Amerika, hingga kini tak mampu mengalahkan pejuang Taliban, yang digulingkan lewat invasi AS pada tahun 2001. Sebagian besar mujahidin Taliban menguasai sejumlah besar wilayah di selatan, dan gencar melancarkan serangan terhadap pasukan AS. [rtr/dwwd/cha/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya APJII DIY Buat Sistem Blokir Situs Porno
Tulisan selanjutnya Bantuan AS ke Pakistan Dinilai Hanya Penipuan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Berita
18 Juli 2026 09:49
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Terbaru

  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?