Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Intelejen Jerman Pantau Kelompok Sayap Kanan IBD

Ama Farah
Terakhir diupdate: 13 Agustus 2016 06:31 6:31 am
Ama Farah
Dipublikasikan 13 Agustus 2016 06:31
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Badan intelejen federal Jerman hari Jumat (12/8/2016) mengkonfirmasi bahwa kelompok sayap kanan Identitäre Bewegung Deutschland (IBD) sedang dipantau di 9 dari 16 negara bagian di Jerman, termasuk Bavaria, Berlin, North Rheine-Wesphalia dan Saxony.

“Kami melihat bukti upaya-upaya tidak konstitusional dalam ‘Gerakan Identitas’,” kata Kepala Bundesnachrichtendienst Hans-Georg Maasen seperti dikutip Deutsche Welle.

Kelompok yang menjadikan “identitas bangsa” sebagai dasar pergerakannya, yang berakar di Prancis itu, pertama kali tiba di Jerman pada 2012 dan telah melahirkan kelompok-kelompok cabang di berbagai negara Eropa. Dikenal dengan sikap anti-imigrasi dan anti-Islam, cabang di Jerman dari gerakan itu pertama kali memperkenalkan diri ke publik lewat Facebook dan YouTube.

Hari Jumat Maasen memperingatkan bahwa pemuda Jerman rentan menjadi target propaganda gerakan tersebut.

Bulan-bulan belakangan, demonstrasi dan pembagian selebaran yang dilakukan kelompok itu semakin sering.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menurut pihak berwenang Jerman, IBD meyakini bahwa meningkatnya imigarasi sekarang ini merupakan konspirasi ekonomi, politik dan media global dengan tujuan mengganti “orang Eropa” dengan orang “non-Eropa” dan dengan demikian menghancurkan tradisi budaya bangsa.

IBD bukan satu-satunya kelompok sayap kanan yang banyak mendapat dukungan di Jerman beberapa bulan belakangan ini. Kelompok anti-Islam PEGIDA sudah rutin melakuan unjuk rasa mingguan menentang Islam sejak Oktober 2014 di berbagai kota di Jerman dengan pengikut yang tidak sedikit.

Di puncak kepopulerannya pada Januari 2015, PEGIDA mampu menghadirkan 25.000 demonstran. Namun, belakangan pesertanya semakin surut sampai tinggal sekitar 2.000 orang.

Keterkaitan antara IBD dan PEGIDA sudah sering dilaporkan di Jerman. Pada Juli lalu Leipziger Volkszeitung melaporkan bahwa bendera-bendera IBD terlihat di antara kerumunan demonstran PEGIDA di kota Leipzig. Beberapa hari kemudian selebaran yang mempromosikan konten situs internet sayap kanan juga dibagikan di pusat pebelanjaan di kota Höfe am Brühl

Sejumlah negara bagian Jerman juga melaporkan bahwa IBD melakukan kontak dengan politisi-politisi dari partai sayap kanan AfD bulan belakangan ini. Namun, Bundesnachrichtendienst tidak dapat mengkonfirmasi laporan-laporan tersebut.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Agar Pagi Lebih Berarti
Tulisan selanjutnya Jamaah Haji Mulai Berdatangan, Kloter Pertama Indonesia Tiba di Madinah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Berita
17 Juli 2026 14:04
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?