Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Militer AS Tak Bisa Kalahkan Taliban

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 28 Oktober 2010 09:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Operasi militer AS  tak berhasil menghancurkan Taliban atau menekan pemimpinnya untuk berdamai, demikian tulis harian Washington Post pada Rabu (27/10), mengutip pejabat militer dan intelijen AS.

Operasi militer yang intensif, termasuk serangan terus-menerus dan perintah penyerangan yang lebih sering memang telah menyebabkan kemunduran sementara gerakan pemberontak Afghanistan, kata sumber yang tidak bersedia disebutkan namanya itu kepada harian  tersebut.

Meski demikian, pejabat intelijen AS mengatakan, komandan Taliban yang tertangkap atau terbunuh bisa diganti dalam hitungan hari, gerakan pemberontak pun tampaknya penuh dengan taktik intimidasi dan pembunuhan skala kecil, serta terlihat percaya diri bahwa mereka dapat bertahan dari serangan pasukan AS.

“Pemberontak tampaknya dapat memelihara daya tahannya,” kata seorang pejabat senior Departemen Pertahanan yang terlibat dalam perang namun tidak menyebut identitasnya kepada Washington Post.

Pejuang Taliban secara konsisten menunjukkan bahwa mereka dapat “dibangun dan diremajakan kembali” terkadang hanya beberapa hari setelah dikalahkan oleh pasukan AS, kata pejabat tersebut.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menurut WP, penilaian mengenai hal itu “merata di antara agen-agen intelijen yang bertanggung jawab untuk menganalisa konflik, termasuk Badan Intelijen Amerika (CIA) dan Badan Intelijen Pertahanan.”

Usaha bersama CIA dan badan intelijen militer untuk menargetkan pemimpin Taliban telah menyebabkan pejabat militer senior AS di lapangan bergerak dengan intensitas yang lebih cepat dan meningkatkan keamanan. Namun dampak terhadap orang-orang penting Taliban hanya terbatas, tulis WP.

“Untuk pemimpin senior, tidak ada banyak perubahan,” kata pejabat pertahanan itu kepada WB.

“Kita memang sering mendapati jalur dukungan terganggu, namun hal itu hanya sementara saja. Mereka masih terus membuat strategi operasional untuk melawan pasukan koalisi yang dipimpin AS di Afghanistan,” tambahnya.

Taliban telah menjadi fokus Presiden Barack Obama dengan harapan dapat mulai menarik pasukan pada pertengahan 2011.

Kutipan pemimpin Taliban Mullah Muhammad Omar yang menyebut “perang segera berakhir” beredar di antara kaum pemberontak kata pejabat itu kepada WP. [ant/hidayatullah]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ajaran Zionis Yahudi Meir Kahane Diabadikan Lewat Komik
Tulisan selanjutnya [Berita Foto]Generasi ‘Berani’ Mati

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Berita
2 Juni 2026 19:00
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Terbaru

  • Laporan: Eurovision Kehilangan 35 Juta Penonton Setelah Israel Tetap Diizinkan Tampil
  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?