Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Dinilai “Hujat” Islam, Wanita Kristen Dijatuhi Hukuman Mati

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 12 November 2010 09:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com— Asia Bibi, seorang wanita Kristen dan ibu dari lima orang anak telah dijatuhi hukuman mati untuk kasus “penghujatan” di Pakistan. Kasus yang terjadi di Propinsi Punjab Pakistan terjadi setelah Bibi dinilai telah membuat komentar menghina Nabi Muhammad, demikian menurut CNN.

Menurut CNN, kaum Muslim menilai, Bibi pernah mengatakan, Kitab Suci al-Quran palsu dan beberapa pelecehan pada Nabi Muhammad.

“Quran adalah palsu dan Nabi Anda berada di tempat tidur selama satu bulan sebelum kematiannya karena dia cacing di telinga dan mulutnya,” demikian aku masyarakat mengutip Bibi.

Selain itu, Bibi juga dikatakan telah melecehkan Khadijah dengan mengatakan, pernikahan Muhammad dengan Khadijah hanya karena motif uang. Namun Bibi yang kini berusia 30-an ini mengaku, dirinya tak bersalah dan bersumpah untuk mengajukan banding atas putusan tersebut.

Sementara itu, Release International, sebuah kelompok yang membantu orang Kristen yang teraniaya melaporkan bahwa Asia Bibi bekerja kepada para wanita Muslim dan menghadapi tekanan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Andy Dipper, CEO Release International, kaget putusan pengadilan tersebut.

“Pakistan telah melewati batas dengan menjatuhi hukuman mati pada wanita yang dianggap menghujat,” ujarnya.

“Akibatnya Bibi telah dijatuhi hukuman mati karena membagikan iman Kristennya,” tambahnya Dipper.

Pakistan, sebuah negara demokrasi dengan populasi lebih dari 170 juta orang, sangat keras dalam menghukumi kasus penghujatan.

Pada bulan Oktober lalu, Release International menyerukan hari doa bagi negara-negara yang menganiaya minoritas Kristen.

“Undang-undang penghujatan memupuk ketidakadilan dan main hakim sendiri,” ujar Dipper. “Hukum ini harus dicabut. Jadi, mari berdoa bagi Pakistan.”

Sementara itu, Ashiq Masih, suaminya Bibi mengatakan, ia tidak memiliki hati untuk mengabarkan berita ini pada dua anak-anak mereka.

“Mereka bertanya kepada saya berkali-kali tentang ibu mereka tapi aku tidak punya keberanian untuk memberitahu mereka bahwa hakim telah menghukum ibu mereka ke hukuman mati untuk kejahatan yang dia tidak pernah dilakukan,” ujar Ashiq. [huffingtonpost/cbn/cha/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:hukuman matiold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mantan Karutan Brimob Akui Terima Suap dari Gayus
Tulisan selanjutnya Film Mavi Marmara Bikin Israel Cemas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

vape covid
Berita

Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Berita
31 Mei 2026 02:22
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?