Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Revolusi Pecah di Tripoli

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 Februari 2011 21:16
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Meskipun demonstran mendapat tindakan keras sampai menumpahkan  darah, perjuangan revolusi pengunjuk rasa pro-demokrasi Libya tampaknya akan mencapai tujuannya setelah menguasai ibukota, Tripoli.

Para pengunjuk rasa menyerang markas besar televisi negara semalam dan membakar kantor Komite Rakyat yang mengendalikan pemerintahan. Demikian Press TV melaporkan Senin (21/2).

Tembakan terdengar di Tripoli. Beberapa sumber mengatakan, pemimpin Libya Kolonel Muammar Gaddafi berada di bawah tekanan yang belum pernah terjadi sebelumnya, di tengah protes di ibukota Libya dan pembangkangan sejumlah diplomat senior.

Laporan juga mengatakan, pasukan keamanan menewaskan puluhan orang di kota kedua terbesar, Benghazi.

Sementara itu, laporan yang belum dikonfirmasi menyatakan, Gaddafi telah meninggalkan negara.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Putra Gaddafi, Seif al-Islam, telah memperingatkan akan terjadinya perang saudara di negeri itu. Dia bersumpah bahwa rezim akan “berjuang sampai peluru terakhir” melawan “elemen durhaka.”

Informasi terbaru menyatakan, jumlah korban tewas dari bentrokan di revolusi besar Libya melawan Gaddafi yang cukup lama berkuasa, mendekati 300 orang.

Demonstran menuntut pengusiran terhadap pemimpin Libya, yang telah berkuasa selama lebih dari 40 tahun.

Gelombang revolusi saat ini sedang berlangsung di Timur Tengah dan Afrika Utara untuk menyingkirkan rezim-rezim otokratik, yang selama ini sebenarnya didukung oleh Amerika Serikat.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dana Fakir Miskin Perlu Dikelola Satu Pintu
Tulisan selanjutnya Ziona Chana, Rukun dengan 39 Istri

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Berita
20 Juli 2026 05:00
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?