Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pasar Gelap TKW Indonesia di Makkah Subur

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 26 Februari 2011 14:20
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pasar gelap pembantu rumah tangga asal Indonesia di Makkah semakin marak setelah pengiriman TKW ke Arab Saudi dihentikan baru-baru ini.

Sebagaimana dilansir Arab News (25/2), beberapa perantara wanita Indonesia terlibat aktif  meramaikan pasar tersebut.

Sebuah keluarga Saudi harus mengeluarkan uang hingga 1.500 riyal setiap bulan jika memiliki pembantu rumah tangga, di mana 500 riyalnya adalah ongkos untuk perantara.

Sebelumnya, upah PRT sebesar 900-1.000 riyal per bulan, dengan sedikit kenaikan pada bulan Ramadan dan musim haji. Ongkos perantara dulu tidak  lebih dari 200 riyal.

Sejak pengumuman penghentian TKW dari Indonesia pada 14 Februari lalu, Komite Rekruitmen Nasional dari KADIN Saudi  menyarankan agar agen-agen tenaga kerja tidak memproses visa untuk pekerja Indonesia. Alasannya serikat buruh Indonesia tidak bisa memenuhi kesepakatan bilateral  yang ada.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kebijakan tersebut mengakibatkan keluarga-keluarga Saudi mendatangi agen tenaga kerja dan menarik kembali pengajuan visa pembantu mereka dan meminta pengembalian ongkos yang telah dibayarkan. Mereka juga berpaling ke pasar gelap.

Beberapa wanita Indonesia yang tinggal di Makkah memiliki buku berisi daftar nama PRT, yang bisa dipekerjakan jika kesepakatan di antara para pihak tercapai.

Perdagangan PRT asal Indonesia terungkap saat petugas imigrasi Saudi melakukan operasi di Al-Utaibiya, salah satu distrik kumuh di kota Makkah.

Mayor Saleh Al-Qahtani, komandan patroli paspor di Makkah mengatakan bahwa 33 penduduk ilegal, di antaranya asal India dan Indonesia, ditangkap dalam penggerebekan sebuah flat di distrik itu pada hari Senin lalu. Penggerebekan tersebut adalah yang kedua dalam 10 hari terakhir. Para pendatang tersebut terlibat berbagai macam aktivitas ilegal.

Salah seorang wanita yang ditangkap kepada petugas mengaku bahwa dirinya bekerja sebagai makelar pembantu rumah tangga.

Departemen Paspor Saudi mengintensifkan operasi di kota suci Makkah, khususnya daerah-daerah kumuh pada awal musim umrah.

Al-Qahtani mendesak warganya untuk tidak terlibat dalam aksi ilegal tersebut dan meminta mereka agar melaporkan kepada petugas jika mengetahui ada aktivitas semacam itu.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gaza Kembali Diserang Israel
Tulisan selanjutnya “Penghapusan Itu Tidak Menghapus Pendudukan Israel”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

Berita
1 September 2026 12:00
Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman

Terbaru

  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?