Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mayoritas Ulama Yaman Dukung Demonstran

Thoriq
Terakhir diupdate:
Thoriq
Dipublikasikan 10 Maret 2011 20:16
Bagikan
zindani
Bagikan

Hidayatullah.com—Para ulama Yaman memiliki posisi penting dan memiliki pengaruh kuat dalam gerakan demonstrasi rakyat Yaman. Kemungkinan hal inilah yang menyebabkan Presiden Ali Abdullah Shalih “sowan” kepada mereka untuk bisa menenangkan para demonstran dengan tawaran reformasi politik, demikian lansir aljazeera.net

Namun, dalam masalah demonstrasi ada dua kubu dari kalangan ulama. Ada dari mereka yang pro, ada pula yang kontra.

Barisan ulama yang mendukung demonstrasi adalah ratusan ulama yang tergabung dalam Majelis Ulama Yaman, yang terdiri dari para ulama dua madzhab utama di negeri itu, yakni Syafi’i dan Zaidi. Syeikh Abdul Majid Az Zindani, termasuk tokoh terkenal dari barisan ini.

Perkumpulan ulama dari berbagai wilayah Yaman ini mendukung penuh demonstrasi rakyat Yaman, dan menyeru agar mereka tidak berhenti, hingga tujuan tercapai. Namun para ulama ini menegaskan bahwa demonstrasi harus dilakukan dengan damai dan manjauhi kekerasan.

Walau mereka manyatakan adanya kebebasan berekspresi, namun mereka mengharamkan perusakan atas fasilitas umum dan pribadi, atau kekerasan terhadap para pegawai pemerintah dan aparat keamanan. Sebagaimana juga mereka melarang keamanan menggunakan kekerasan dalam menghadapi para demonstran.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pada awal Maret 2011, para Majelis Ulama Yaman mengajukan tuntutan kepada pihak pemerintah agar perpindahan kekuasaan secara damai dilaksanakan di akhir tahun. Di samping itu, mereka menuntut dibatalkannya undang-undang yang dinilai kontroversial, serta adanya tindakan bagi aparat korup. Sebagai timbal baliknya, demonstrasi akan dihentikan.

Di samping itu, para ulama juga menuntut agar penguasa saat ini tidak mengajukan diri sebagai pemimpin di pemilu masa mendatang. Dan semua agenda ini harus dilaksanakan sebelum menginjak tahun 2012.

Sedangkan dari kalangan ulama yang menentang demonstrasi adalah mereka berada di bawah pemerintah, seperti para ulama yang bertugas di Kementerian Perwakafan dan Keadilan, seperti Menteri Perwakafan  Hamud Abdul Humaid Al Hattar.

Al Hattar dan ulama lainnya minta menghentikan demonstrasi dan seluruh bentuk kekerasan dan kekacauan. Ia meminta agar keamanan dan ketenangan umum dijaga. Di samping itu, ia menjelaskan bahwa agama mengajak untuk memberi nasehat dengan hikmah.

Sedangkan sikap para ulama Salafiyah di Yaman, seperti Syeikh Abdul Aziz bin Yahya Al Bar’I memandang bahwa demonstrasi dan aksi mogok adalah diharamkan dan termasuk perkara bid’ah. Ia juga memandang bahwa demonstrasi menyebabkan penjarahan dan perusakan fasilitas umum.*

Redaktur: Thoriq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tayangan Kekerasan di Televisi Mengkhawatirkan
Tulisan selanjutnya FPI Jatim Peringatkan JIL Jangan Bela Ahmadiyah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

Berita
1 September 2026 12:00
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas

Terbaru

  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?