Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ribuan Mahasiswa Iraq akan Dapat Beasiswa ke Barat

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 13 Maret 2011 20:27
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Kualitas pendidikan di Iraq telah menurun akibat perang selama 30 tahun dan sanksi-sanksi PBB. Iraq, yang pernah dikenal di kawasan dengan sistem pendidikannya yang maju dan tingkat 100 persen melek aksara pada akhir 1970-an, kini telah jauh tertinggal dari kebanyakan negara Timur Tengah. Setelah 2003, sistem pendidikan di Iraq semakin parah akibat instabilitas, ketidakamanan dan benturan sektarian. Banyak profesor dibunuh ataupun meninggalkan Iraq untuk melarikan diri.

Baru-baru ini, program Beasiswa Prakarsa Pendidikan Iraq (IEI) dinilai memberi rakyat Iraq harapan. Program ini merupakan prakarsa nasional yang bertujuan mengirimkan ribuan mahasiswa Iraq untuk belajar di luar negeri di universitas-universitas terpandang di Amerika Serikat dan Inggris, demikian Ahmed Kadhum Fahad dalam sebuah artikelnya berjudul “Higher education: a beacon of hope for Iraqis”,  di Kantor Berita Common Ground (CGNews), 11 Maret 2011.

Menurut Fahad, IEI tahun 2010 memulai pilot proyek yang telah mengirimkan sekitar 500 mahasiswa Iraq untuk belajar di luar negeri. Tahun ini, 1.000 mahasiswa sudah siap mendaftar di berbagai universitas AS dan Inggris. Mereka didorong untuk menekuni bidang-bidang yang berguna bagi Iraq – seperti teknik, pembangunan ekonomi, pendidikan, hukum dan perencanaan kota.

Para mahasiswa dari seantero Iraq juga didorong untuk mendaftar program ini dan pendaftar dari masing-masing provinsi diseleksi berdasarkan prestasi akademik mereka.

“Program ini diharapkan bisa membekali mahasiswa dengan pengetahuan yang mereka perlukan untuk kembali ke Iraq dan merevitalisasi sistem pendidikannya. Program ini akan juga memungkinkan para mahasiswa – yang berkomitmen untuk nantinya kembali dan siap bekerja di Iraq selepas studi mereka di luar negeri – bisa bekerja di lembaga-lembaga publik Iraq, khususnya lembaga-lembaga penyedia layanan yang telah rusak akibat perang,” tulis Fahad.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menurut Fahad yang juga pengajar di Jurusan Media, Fakultas Seni Universitas Thi Qar, Nasiriyah, Iraq, peluncuran prakarsa ini akan membuat akademisi Iraq bisa menjalin kontak langsung dengan para akademisi di Barat, khususnya di Amerika Serikat dan Inggris, untuk membantu memperkuat kesalingmengertian budaya.

“Kami telah terisolasi sangat lama. Kami ingin tahu peluang-peluang di dunia luar,” kata Ziyad Al-Timimi, seorang mahasiswa yang akan menempuh studi doktoral di Amerika Serikat sebagai bagian dari program ini.

Program ini disebut-sebut atas prakarsa Perdana Menteri Nouri al-Maliki.

Dr. Zuhair Humadi, Direktur Komite Tinggi Pembangunan Pendidikan (HCED), yang menjadi biro di bawah perdana menteri dan yang mendanai IEI, meyakini bahwa “pendidikan adalah kunci bagi pembangunan dan kemajuan setiap masyarakat.”

Menurut Fahad, banyak universitas AS dan Inggris menyambut prakarsa ini, dan membantu penempatan mahasiswa-mahasiswa Iraq. Demi menunjukkan bahwa Amerika Serikat berkomitmen membantu Iraq di segala bidang, dan tidak hanya keamanan, Kedubes AS di Baghdad telah memberi dukungan penuh pada program ini.

Kedubes AS bahkan membantu mengeluarkan visa belajar bagi mahasiswa Iraq. Langkah strategis kiranya jika negara-negara Muslim memberikan beasiswa serupa. *

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:iraqmahasiswaold migratepelajar
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gerindra Sebut Ada Agen AS di Ring Satu SBY
Tulisan selanjutnya Syukuran 40 Hari Kelahiran Bayi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset

Berita
28 Agustus 2026 12:20
Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Terbaru

  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?