Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Zona Larangan Terbang di Libya!

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 18 Maret 2011 08:16
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Para  anggota Dewan Keamanan PBB telah mengeluarkan resolusi yang memerintahkan zona larangan terbang di atas Libya, juga menangguhkan keanggotan Libya dari Dewan Hak Asasi Manusia.

Resolusi 1970 mengotorisasi Zona Larangan Terbang atas Libya dan mengizinkan “semua langkah yang diperlukan” yang harus diambil “untuk melindungi warga sipil dan wilayah penduduk sipil di bawah ancaman serangan di (Libya), termasuk Benghazi, dan mencangkup pula wilayah yang telah dikuasai pasukan pemerintah,” demikian dilaporkan Reuters pada hari Kamis (17/3) waktu AS.

Ribuan warga Benghazi segera berkumpul di sebuah alun-alun untuk merayakan, setelah resolusi DK PBB diloloskan.

Hal ini memungkinkan untuk dilakukan serangan udara guna menghentikan serangan Qadhafi melawan kekuatan-kekuatan revolusioner di Libya.

Hasil suara 10-0 dengan lima abstain bagi 15 anggota DK. Para anggota dewan tetap Cina dan Rusia tidak menggunakan kekuatan veto mereka, melainkan abstain.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dalam sambutannya kepada Dewan Keamanan, Menteri Luar Negeri Prancis Alain Juppe mengatakan dunia harus bertindak untuk mendukung Libya.

“Dunia ini saat ini sedang hidup satu revolusi besar,  yang akan mengubah perjalanan sejarah. Di Afrika Utara, Teluk Persia, orang-orang Arab akan menghirup nafas demokrasi,” katanya.

“Di Libya, sayangnya, selama beberapa minggu rakyat telah ditembak tersungkur ke kaki Kolonel Qadhafi,” katanya.

“Kami siap dan bersedia untuk bertindak bersama-sama, termasuk dengan anggota Arab. Kita hanya punya sedikit waktu tersisa. Ini adalah hitungan hari… Mungkin itu adalah hitungan jam,” kata Juppe. “Kita tidak akan tiba terlambat.”*

Keterangan foto: Saat sidang anggota Dewan Keamanan PBB.

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya BNN Kerjasama Kepolisian Australia Berantas Obat Terlarang
Tulisan selanjutnya 10 Hal yang Mendatangkan Keberkahan dalam Perdagangan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Berita
3 Juni 2026 12:08
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?