Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Nyaris Bangkrut karena Pendeta Cabul, Gereja Bayar $166 Juta

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 26 Maret 2011 12:36
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Gereja Katolik Roma orde Yesuit cabang Pasific Northwest, Amerika Serikat, setuju membayar ganti rugi sebesar $166 juta untuk menyelesaikan 500 masalah pencabulan yang dilakukan pendeta di lima negara bagian. Demikian lansir Al-Jazeera (26/3).

Menurut para pengacara korban kebejatan pendeta, ganti rugi tersebut merupakan jumlah terbesar yang pernah dibayarkan oleh gereja Katolik semacam Yesuit.

Ganti rugi akan dibayar oleh Society of Jesus di Oregon Province, yang wilayah kerjanya mencakup negara bagian Oregon, Washington, Alaska, Idaho dan Montana.

“Uang dalam jumlah berapa pun tidak dapat mengembalikan masa kanak-kanak yang hilang, budaya yang rusak atau kepercayaan yang hancur,” kata Blaine Tamaki, salah seorang pengacara yang mewakili sekitar 90 korban pencabulan aparat gereja yang berhak mendapat ganti rugi, dalam sebuah pernyataan.

“Ganti rugi ini membuktikan bahwa Yesuit mengkhianati kepercayaan ratusan bocah yang berada dalam pengasuhannya,” kata Tamaki.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Tokoh-tokoh agama ini diberi tanggungjawab untuk melindungi anak-anak, bukannya memperkosa dan mencabuli mereka,” tandasnya.

Orde Yesuit di Oregon Province mengatakan, jumlah uang $166, 1 juta itu akan digunakan untuk menyelesaikan sekitar 524 kasus pencabulan di lima negara bagian.

Menurut pengacara korban pencabulan di gereja Yesuit Northwest lainnya, Rebecca Rhodes, negosiasi penyelesaian kasus-kasus tersebut dimulai sejak Oktober 2010 dan telah rampung pekan ini.

Kata Rebecca, penyelesaian yang telah disetujui oleh semua pihak akan diajukan juga ke Pengadilan Kepailitan AS di Portland, Oregon, pada 29 Maret mendatang.

Seiring dengan meningkatnya jumlah tuntutan atas pencabulan yang dilakukan aparat gereja, orde Yesuit sampai-sampai harus mengajukan perlindungan dari kebangkrutan ke Pengadilan Kepailitan AS pada bulan Februari 2009. *

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya BROKEN CRUCIFIX, Detik-detik Jatuhnya Tentara Salib
Tulisan selanjutnya Washington: Libya Putus Asa Jalin Komunikasi Internasional

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Berita
18 Juli 2026 10:48
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?