Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kristen Mesir Kurang Suka Ikhwanul Muslimin Berkuasa

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 29 Maret 2011 07:33
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Tumbangnya rezim Husni Mubarak ternyata masih tak memuaskan hari kaum Nashrani di Mesir. Bagi kalangan Kristen, Al Ikhwan al Muslimun (Ikhwan) yang aktif di seluruh dunia Islam dikhawatirkan akan mengambil alih revolusi, apalagi saat ini, partai politik yang pernah ditindah Mubarak itu terus mendapatkan pengaruhnya di Mesir, demikian ditulis media Kristen The Christian Broadcasting Network (CBN), Sabtu (26/3).

Perkembangan ini terlihat dari wajah sekuler selama protes berlangsung yang menggandeng Islam, terutama dalam referendum nasional terbaru yang mengubah bentuk struktur politik Mesir.

Sebulan yang lalu, Mohammed Elbaradei yang dianggap seorang pahlawan revolusi, namun pada hari referendum, massa melemparkan justru batu kepada Elbaradei, mengutuknya, bahkan menghalangi dirinya untuk memberikan suara pada referendum.

Ramez Attalah, Direktur Lembaga Alkitab di Mesir meyakini, jika ada pemilu demokratis, ia pastikan kalangan Islam akan memenanginya.

“Demokrasi dalam konteks kami memberikan akar bagi kaum minoritas – melalui pemilu – bagi Islam yang sangat radikal seperti Hizbullah di Libanon dan Hamas di Gaza. Kami pikir jika ada pemilu demokratis, maka Islam radikal akan mengambil alih negeri ini,” jelasnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kalangan Kristen Mesir khawatir, jika Islam yang menang mereka akan menjadi warga negara kelas dua.

“Kekuatiran kami lebih bersifat jangka panjang,” ujar Attalah. “Kami mengkuatirkan pemilihan ini dan empat tahun mendatang setelah pemilihan. Karena apa yang kita lihat saat ini adalah wajah yang manis namun kami kemudian akan melihat pendekatan yang berbeda. Sejarah masa lalu mengindikasikan bahwa apa yang kami lihat sekarang bukanlah apa yang akan kami lihat di masa depan.”

Attalah mengatakan kenyataan baru di Mesir tidak berarti akan adanya kemerdekaan yang lebih bagi orang Kristen. Namun kondisi ini akan menghasilkan sebuah gereja yang kuat.

“Saya secara pribadi percaya jika orang Kristen di Mesir berada di bawah tekanan dan dalam situasi yang lebih sulit, iman mereka akan berkembang dan dan hal ini akan lebih baik bagi pemberitaan Injil. Jika kami mendapatkan kemerdekaan seperti yang kami rindukan, maka Injil sebagai pesan dan juga gaya hidup akan melemah,” ujarnya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Ikhwanul MusliminkristenMesirold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PBNU Kembali Tegaskan Ahmadiyah Sesat
Tulisan selanjutnya Haramnya Tato dan Operasi Kecantikan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031

Berita
31 Agustus 2026 06:08
Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?