Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Aktor Israel Pembela Palestina Ditembak Mati Orang Bertopeng

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 5 April 2011 08:35
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Juliano Meir-Khamis, seorang aktor terkenal Israel dan Wakil Direktur Teater Kebebasan di Jenin, ditembak mati di mobilnya Senin (4/4), tepat di luar gedung teaternya di kamp pengungsi Jenin, di bagian utara Tepi Barat. Ia ditembak oleh orang bertopeng.

Menurut sumber, motif penembakan itu tidak jelas. “Kami sedang menyelidiki,” tambah sumber itu.

Meir-Khamis, berayahkan Palestina dan ibu Yahudi-Israel, tinggal di Jenin bersama keluarganya selama tujuh tahun terakhir. Ia dikenal sebagai anti-Zionis dan penentang pendudukan Zionis Israel.

Dalam beberapa waktu ini ia memang telah menerima berkali-kali ancaman kematian berkaitan aktivitasnya dalam perdamaian dan karyanya di Jenin. Setelah gedung Teater Kebebasan yang awal –didirikan oleh ibunya, dihancurkan oleh pasukan Israel pada tahun 2002, Meir-Khamis membangun kembali gedung teaternya. Gedung itu kembali dibuka pada 2005, di bawah pengelolaan Meir-Khamis dan Zakaria Zubeidi, mantan pemimpin Brigade Syuhada Al-Aqsa di Jenin.

Dalam sebuah wawancara tahun 2004, Juliano Meir-Khamis berkata, “Kami punya mimpi untuk memiliki teater … kami berharap bahwa teater ini akan menghasilkan pergerakan politik dan artistik dari para seniman yang menginginkan mengekspresikan suara mereka melawan diskriminasi perempuan, diskriminasi anak-anak, kekerasan terhadap warga sipil yang tidak perlu.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ayah Juliano, Salibeh Khamis, adalah seorang pemimpin politik di Partai Komunis Israel dan seorang kiri  terkenal. Ibunya, Irna Meir, seorang kiri Yahudi terkenal di Israel yang berjuang anti-Zionis. Ia menentang pendudukan Israel di Tepi Barat.

Gubernur Distrik Jenin, Qaddoura Mouseh, mengatakan bahwa pasukan keamanan Palestina telah memulai penyelidikan atas serangan itu. Ia  mengatakan bahwa tidak mungkin si penyerang tidak tahu Juliano, yang merupakan orang terkenal dan kirahnya dikenal luas dalam gerakan perdamaian di Palestina.

Dia menambahkan bahwa pembunuhan ini merupakan konspirasi terhadap aspirasi damai rakyat Palestina.

Pejabat Perdana Menteri Palestina, Dr Salam Fayyad, sangat mengutuk serangan itu. “Kita tidak bisa berdiri diam dalam menghadapi kejahatan jelek ini. Ini merupakan pelanggaran berat yang melampaui semua prinsip dan nilai-nilai kemanusiaan dan itu bertentangan dengan kebiasaan dan etika ko-eksistensi.”

Dalam sebuah wawancara dengan Reuters di tahun 2009, Mer Khamis mengatakan, proyek-proyeknya menentang permusuhan terhadap Palestina karena terdapatnya “mentalitas ghetto” dan “kediktatoran tradisi” yang dibangun di bawah pendudukan Israel.

Kamp pengungsi Jenin, tempat lokasi Teater Kebebasan, didirikan pada tahun 1953 dan merupakan rumah bagi sekitar 16.000 warga Palestina. Wilayah ini menjadi saksi paling sengit selama puncak intifada kedua, atau perjuangan Palestina, pada tahun 2002.

Kalangan teater dan film di Israel juga menyatakan keterkejutan mereka pada pembunuhan itu.

“Aku terpaku, berhenti bernapas… Ia adalah profil yang sangat saya sukai … Ini adalah sebuah pembunuhan absurd karena ia pergi ke sana untuk memberi,” kata sutradara film Avi Nesher.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Iran Minta Saudi Tarik Pasukannya dari Bahrain
Tulisan selanjutnya A Necessary Evil Bernama Pasar…

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko

Berita
5 September 2026 17:08
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

Terbaru

  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?