Hidayatullah.com–Dengan alasan untuk membantu perekonomian Mesir, Syeikh Al Azhar, Dr. Ahmad At Thayyib mengembalikan seluruh gaji yang beliau terima sejak menjabat sebagai Syeikh Al Azhar sejak bulan Maret 2010, demikian lansir almsryoon.com (13/4).
Dr. Samir Ridzwan, Menteri Keungan telah memperoleh surat resmi dari Syeikh Al Azhar, Dr. Ahmad Thayyib yang menegaskan bahwa Al Azhar dan ulamanya mendukung perekonomian Mesir.
Penasehat hukum Al Azhar, Sayyid Sulthan menyatakan kepada Menteri Perekonomian bahwa cek senilai 37.647 pound Mesir yang diserahkan merupakan seluruh gaji yang telah diterima Syeikh Al Azhar sejak 12 bulan lalu, sejak beliau diangkat.
Syeikh Al Azhar juga meminta kepada Menteri Keungan untuk tidak memberikan gaji lagi, dimana beliau ingin berkhidmat penuh kepada Al Azhar As Syarif dalam dakwah tanpa memperoleh gaji apapun.
Sayyid Sulthan juga menegaskan bahwa Dr. Ahmad At Thayyib, sejak diangkat sebagai Syeikh Al Azhar selalu menolak upah dari aktivitas di Majma’ Al Buhuts Al Islamiah (Lembaga Riset Islam Al Azhar) atau Majelis Al A’la Al Azhar (Mejelis Tinggi Al Azhar), atau gaji dari ujian yang di adakan di Universitas Al Azhar. Beliau juga menolak “amplop” yang diberikan setelah beliau menyampaikan caramah keislaman di televisi.*