Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Iran: Siemens Sebar Virus Stuxnet

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 17 April 2011 22:21
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Seorang komandan militer Iran menuding perusahaan Jerman membantu Amerika Serikat dan Israel meluncurkan serangan cyber terhadap instalasi nuklirnya. Demikian lapor Reuters yang mengutip surat kabar harian Kayhan, Ahad (17/4).

Gholamreza Jalali, kepala pertahanan sipil Iran mengatakan bahwa virus Stuxnet disebarkan oleh dua musuh besarnya yaitu Amerika Serikat (AS) dan Israel, dengan bantuan Siemens sebagai penyedia teknologi piranti lunak Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA).

SCADA yang terinfeksi virus dipakai Iran untuk mengontrol mesin-mesin di instalasi nuklirnya. Oleh karena itu Iran menuntut penjelasan Siemens, mengapa teknologi yang disediakan perusahaan Jerman itu bisa ditembus oleh Stuxnet.

Menurut penelusuran Iran, Stuxnet disebarkan dari wilayah Amerika Serikat dan Israel.

Beberapa pakar menggambarkan Stuxnet sebagai “peluru kendali cyber” yang menarget program nuklir Iran.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Negara Syi’ah itu mengungkapkan sedikit rincian tentang dampak yang ditimbulkan Stuxnet. Pada bulan September tahun lalu komputer para staf di pembangkit nuklir Busher, yang dibangun bekerjasama dengan Rusia, diserang virus. Namun pembangkit nuklirnya sendiri tidak mengalami kerusakan.

Busher hingga kini belum berjalan sebagaimana mestinya, dan berkali-kali melewati batas waktu yang ditetapkan untuk mulai beroperasi karena banyak kendala. Hal itu menimbulkan spekulasi bahwa instalasi nuklir itu terkena virus, sebuah dugaan yang disangkal oleh Iran.

Namun bulan Januari awal tahun ini, duta besar Rusia untuk NATO mengatakan bahwa Busher diserang virus, sehingga menimbulkan kemungkinan bahaya kebocoran nuklir seperti yang dialami instalasi nuklir Chernobil di Ukraina pada tahun 1986 pada masa Uni Sovyet.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MUI Kota Bandung: Utang Negara Tanggung Jawab Negara
Tulisan selanjutnya ZionisTangkap Dua Remaja Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Berita
20 Juli 2026 17:00
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?