Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

CIA Miliki Pos Pengintaian di Pakistan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 7 Mei 2011 12:39
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Sebuah laporan menyebutkan jika kelompok mata-mata milik AS telah melakukan pengawasan ekstensif pada Usamah bin Ladin lebih dari satu bulan dari sebuah rumah yang aman milik CIA di kota Abbottabad Pakistan.

Pos rahasia milik CIA digunakan untuk menjalankan tugas rahasia yaitu mendapatkan informasi mengenai penghuni dan kegiatan sehari-hari dari pemukiman di mana pemimpin Al-Qaidah dilaporkan terbunuh oleh pasukan Navy SEAL, AS minggu ini, seperti yang dilaporkan The Washington Post pada hari Kamis mengutip pejabat AS yang tak disebutkan namanya.

Fasilitas rahasia CIA hanya berjarak 50 kilometer (30 mil) dari ibu kota Islamabad dan sejak Agustus tahun lalu terlihat tim kecil mata-mata yang tergabung dalam pencarian informasi rahasia melalui pencitraan satelit dan penyadapan.

Laporan juga menyebutkan jika pos CIA tersebut tidak ikut berperan dalam serangan yang membunuh bin Ladin dan tempat itu juga telah ditutup, mempertimbangkan mengenai keamanan aset CIA setelah serangan tersebut.
Menurut laporan tersebut, cara kerja mata-mata tersebut sangat ekstensif dan mahal, oleh karena itu CIA menghadap kongres di bulan Desember untuk meminta dewan keamanan merelokasi puluhan juta dolar dalam berbagai macam anggaran untuk membiayainya.

Minggu malam, Presiden AS Barack Obama mengklaim jika Usamah bin Ladin telah terbunuh oleh pasukan AS pada 1 Mei dalam pemukiman tersembunyi di Pakistan. Ia menambahkan jika misi militer tersebut dilakukan tanpa sepengetahuan pihak Pakistan didasari ketidakpercayaan AS pada sekutunya di Asia Selatan tersebut.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pejabat utama militer Pakistan serta pihak intelijen mengatakan sebuah kesalahan jika AS menyatakan terbunuhnya bin Ladin di Pakistan adalah bagian dari skema untuk menyerang Negara yang  melindungi pemimpin Al Qaidah tersebut.

Lebih lanjut, Obama mengumumkan dalam wawancara di televisi jika ia memutuskan untuk tidak menampilkan “gambar yang mengganggu” dari jenazah bin Ladin untuk mencegah “adanya resiko keamanan nasional” dan mempertimbangkan jika hal ini mungkin akan digunakan sebagai “alat propaganda”  

AS juga menolak pernyataan yang berkembang mengenai usaha militer AS dalam penyerangan bin Ladin adalah ilegal, mereka menggambarkan operasi ini sebagai “tindakan pertahanan diri nasional”.* 
 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migratePakistan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Waspadai Link Palsu Video Usamah di Facebook
Tulisan selanjutnya Sekolah Mahal, Tanya Kenapa?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Berita
14 Juli 2026 14:52
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?