Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

AS Ancam Memotong Bantuan untuk Pakistan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 16 Mei 2011 13:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Ketua Senat AS untuk hubungan luar negeri John Kerry mengingatkan jika Washington dapat memotong bantuan keuangan untuk Pakistan di tengah meningkatnya ketegangan kedua belah pihak.

“Bukanlah rahasia jika ada anggota kongres yang menelpon meminta perubahan dalam program bantuan,” kutip Associated Press (AP) sebagaimana dikatakan Kerry pada hari Minggu.

Kemarahan memuncak di kalangan masyarakat Pakistan setelah pemerintah AS meluncurkan serangan “tidak sah”di wilayah Pakistan yang diduga telah menewaskan pemimpin al-Qaidah Usamah bin Ladin pada tanggal 2 Mei.

Washington menuduh pihak keamanan Pakistan dan pasukan intelijen melindungi bin Ladin setelah adanya laporan jika ia telah tinggal di pemukiman di asrama militer yang berjarak hanya 50 kilometer dari ibukota, Islamabad.

Kerry mengatakan, kejadian akhir-akhir ini memiliki imbas yang sangat dalam terhadap hubungan AS dan Pakistan, ia juga mengingatkan jika mereka tidak dapat menemukan jalan untuk menyelesaikan ini, “akan ada konsekuensi yang sangat mendalam.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Senator AS itu memberikan keterangan di Afghanistan sebelum menuju Pakistan. Ia dijadwalkan untuk mengunjungi pejabat Pakistan setelah serangan pada bin Ladin dan serangan pesawat tanpa izin yang membunuh banyak penduduk Pakistan selama beberapa bulan yang lalu.

Parlemen Pakistan baru-baru ini meloloskan resolusi yang mengutuk serangan AS yang menewaskan bin Ladin, dan mengingatkan jika terulang kembali tindakan tanpa izin seperti itu dapat memberi “akibat mengerikan bagi perdamaian dan keamanan di Negara dan dunia.”

Sebagai sekutu Amerika, Pakistas dibuat tak berarti, ketika pasukan Amerika secara seenaknya memasuki wilayah negeri itu “memburu” Usamah.

Tindakan Amerika memasuki wilayah Pakistan tanpa izin membuat hubungan duanegara ini memanas. Sabtu lalu (14/5), Parlemen Pakistan mengecam penyerbuan pasukan khusus AS  dan mengancam akan memutus jalur suplai tentara AS ke Afghanistan jika terjadi lagi penyerbuan serupa.

“Parlemen mengecam tindakan sepihak di Abottabad yang merupakan pelanggaran kedaulatan Pakistan,” bunyi pernyataan parlemen, yang dikeluarkan setelah mendengar keterangan para pejabat keamanan.

Parlemen juga menuntut pembentukan komisi independen untuk menyelidiki peristiwa itu, tapi bukan komisi yang dipimpin oleh angkatan bersenjata sebagaimana yang diusulkan Perdana Menteri Yusuf Raza Gilani. *

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Keripik Singkong dan Pisang Belum Tentu Halal
Tulisan selanjutnya Al Nakba: Peringatan Pembantaian Zionis di Bulan Mei

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Berita
14 Juli 2026 17:00
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?