Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Amien Rais di UNDP: Jangan Terlalu Percaya AS

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 6 Juni 2011 11:55
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Mantan Ketua MPR Amien Rais dalam Forum PBB mengenai transisi demokrasi di Kairo mengingatkan kepada dunia Arab, yang kini dilanda revolusi, agar tidak terlalu percaya kepada Amerika Serikat.

“Watak Washington selalu ingin menciptakan ketergantungan dari negara lain terhadapnya, oleh karena jangan terlalu percaya dengan AS,” kata Amien dalam forum yang diadakan Badan PBB untuk Program Pembangunan (UNDP).

Menurut AS, bila sebuah negara telah bergantung kepada negara adidaya, maka negara tersebut tidak akan bebas dan mandiri lagi.

Pernyataan senada diutarakan oleh Genaro Arrigada, tokoh reformasi Chili yang berhasil menumbangkan diktator Pinochet pada 1988.

“Tidak semua pandangan AS itu baik, dan tidak semua buruk, oleh karena itu harus selalu berhati-hati menyikapinya,” kata Arrigada, petinggi Partai Demokratik Kristen Chili tersebut.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Di sisi lain, mantan Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah itu juga menyatakan tidak kaget dengan munculnya revolusi di sejumlah negara Arab.

“Apa yang dialami dunia Arab saat ini serupa dengan dialami Indonesia pada 1998, yaitu menumbangkan rezim yang terlalu lama berkuasa,” katanya.

Ia berpendapat, kebobrokan sebuah negara itu akibat dari persekongkolan antara pemimpin negara, elit politik dan juga pengusaha busuk.

Amien mengilustrasikan kepemimpinan Firaun pada zaman Mesir kuno, yaitu Firaun sebagai pemimpin negara bersekongkol dengan Haman sebagai elit politik dan Qarun sebagi pengusaha busuk.

“Sadar atau tidak, sosok Firaun, Qarun dan Haman tersebut sesungguhnya menjelma dalam rezim otoriter di zaman modern ini,” katanya.

Forum dua hari bertema, “Pathways of Democratic Transitions: International Experiences, Lessons Learnt and the Road Ahead,” itu menghadirkan pembicara kunci dari kalangan pelopor reformasi politik di sejumlah negara seperti dari Indonesia, Chile, Argentina dan Afrika Selatan.

Dari Indonesia, selain Amien Rais, juga mantan Presiden Bacharuddin Yusuf Habibie.

Forum yang dibuka Perdana Menteri Mesir Essam Sharaf ini terinspirasi dari perubahan dan pengalaman sejumlah negara, terutama di kawasan Selatan-Selatan terkait dengan masa transisi di Tunisia dan Mesir menyusul perubahan rezim, dan juga untuk mencari jalan keluar dari krisis yang masih dialami sejumlah negara di dunia Arab.

 Forum ini dihadiri pula delegasi dari beberapa negara Arab termasuk Tunisia, Maroko dan Yordania yang sedang bergelut dengan tuntutan pro demokrasi.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya “Hati-Hati, Jika Anak Anda Menjadi Sholih dan Sholihah!”
Tulisan selanjutnya Siapa Diuntungkan oleh Industri Rokok?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Berita
18 Juli 2026 09:49
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?