Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pengadilan Hariri Tutup Mata Ungkap Keterlibatan Zionis

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 6 Juli 2011 18:22
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Hizbullah menuduh pengadilan yang didukung AS guna menyelidiki pembunuhan terhadap mantan Perdana Menteri Libanon Rafiq Hariri, menolak untuk mengejar pelaku kriminal sesungguhnya.

Sekretaris Jenderal Hizbullah Sayyed Hassan Nasrallah mengatakan hari Selasa (5/7), Pengadilan Khusus untuk Libanon (Special Tribunal for Lebanon/STL) adalah untuk menutupi Israel sebagai pembunuh sesungguhnya atas Rafiq Hariri.

“Ketidakadilan terbesar terhadap mantan Perdana Menteri Rafiq Hariri adalah jika menyebutkan bahwa Israel bukanlah pembunuh Hariri,” kata Nasrallah.

Pemimpin Hizbullah tersebut menyampaikan pernyataannya dalam pidato peringatan “Hari Perlawanan Berdarah”.

Nasrallah mempertanyakan kredibilitas Daniel Bellemare sebagai jaksa penuntut umum STL, juga mempertanyakan sejumlah peneliti, ahli hukum, dan penasihat utama untuk Bellemare yang memiliki koneksi dengan CIA dan badan intelijen Israel.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Nasrallah juga menuduh Barat pendukung koalisi 14 Maret untuk mempromosikan ketidakadilan di negara Libanon dengan tidak mempertimbangkan Israel sebagai tersangka dalam pembunuhan Hariri.

Naim Qassem, wakil pemimpin Hizbullah, mengatakan, AS-Israel bergandengan tangan untuk melemahkan perlawanan melalui pengadilan agar mengalami kegagalan.

“Perlawanan (Hizbullah), yang telah meninggalkan tanda pada sejarah dan masa kini, tidak akan terhalang oleh proyek Israel-Amerika di pengadilan tersebut, yang sekarang berada belakang kami, dan tidak ada akan kembali,” kata Qassim.

STL minggu lalu menijatuhkan dakwaan terhadap empat anggota Hizbullah, dengan menuduh mereka memainkan peran dalam pembunuhan Rafiq Hariri di tahun 2005.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hakim : Jangan Seperti Katak Dalam Tempurung
Tulisan selanjutnya PBB Kritik Aksi Tentara Zionis Saat Nakba

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kelompok Pro-Zionis Teror Media Australia dengan 40 Ribu Email Komplain

Berita
23 September 2026 17:08
Hujan Deras Merendam Bangkok
Pemerintah Italia Setuju Larangan Burqa dan Niqab, Serta Pembatasan Siswa Asing
Gemini AI Milik Google Bisa Melakukan Serangan Siber, Menebak Kata Sandi
Menentang Wajib Militer Para Pelajar Jerman Mogok Sekolah

Terbaru

  • Menolak Digaji Negara: Kisah Para Hakim Teladan dalam Sejarah Peradaban Islam
  • Teladan Umar bin Khattab Ra. dalam Mengatasi Problem Gratifikasi
  • Siti Hasmah Mohamad Ali, Istri Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100
  • Timnas Irlandia Tolak Jabat Tangan dengan ‘Israel’ sebelum Libas Tiga Gol Tanpa Balas
  • Iran Klaim Tangkap Drone Bawah Laut Amerika di Selat Hormuz
  • Warga Maroko di Belasan Kota Gelar Demo Tolak Normalisasi Pemerintahnya dengan ‘Israel’
  • Drone ‘Israel’ Meledak, Tewaskan Dua Tentaranya Sendiri
  • Uganda Tangguhkan Kerja Sama Militer dengan Turki Terkait Ekstradisi Pengkritik Presiden Museveni
  • Presiden Brazil Teken Larangan Judi Online
  • Pemerintah Italia Setuju Larangan Burqa dan Niqab, Serta Pembatasan Siswa Asing

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?