Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Libya Larang Warga Yaman, Iran dan Pakistan Masuk

Ama Farah
Terakhir diupdate: 3 September 2015 00:30 12:30 am
Ama Farah
Dipublikasikan 2 September 2015 22:58
Bagikan
PM Libya Abdullah Al-Thinni.
Bagikan

Hidayatullah.com—Pemerintah Libya pimpinan Perdana Menteri Abdullah Al-Thinni, yang mendapat pengakuan internasional, hari Selasa (1/9/2015) memberlakukan larangan masuk ke wilayahnya bagi warganegara Yaman, Iran dan Pakistan.

Kebijakan itu memperluas larangan visa yang telah diberlakukan sebelumnya atas warga Sudan, Bangladesh, Palestina dan Suriah.

PM Thinni hanya menjalankan pemerintahan di bagian timur wilayah Libya, setelah kelompok rivalnya menguasai ibukota Tripoli sejak satu tahun lalu dan membentuk sendiri parlemennya, tetapi pemerintahan itu tidak diakui oleh dunia internasional.

Oleh karena itu, pemerintah Al-Thinni dan sekutunya pensiunan jenderal Khalifa Haftar –pemimpin pasukan keamanan gabungan– hanya dapat mengimplementasikan larangan itu di bandara Tobruk dan Labraq di timur Libya, serta perlintasan darat yang bertetangga dengan Mesir.

Haftar ikut menandatangani kebijakan tersebut, yang didalamnya dikatakan bahwa situasi keamanan saat ini dan perlunya menjaga “keamanan dan stabilitas negara” melatarbelakangi lahirnya larangan itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Keputusan itu, yang salinnnya diterima Reuters dan dikonfirmasi oleh seorang pejabat militer senior, juga menyebut warga Sudan dan Bangladesh dilarang masuk wilayah Libya.

Haftar sebelumnya berulang kali menuding orang-orang Sudan dan Palestina bergabung dengan kelompok Anshar Al-Syariah dan kelompok Islam lain yang diperanginya di Benghazi. Dia juga menuding orang-orang Yaman bergabung dengan kelompok-kelompok tersebut.

Pada September 2014, Thinni mengatakan Sudan berusaha mengirim senjata dan amunisi lewat udara kepada penguasa baru di Tripoli. Pemerintah Khartoum membantah tudingan itu dengan mengatakan bahwa persenjataan itu diperuntukkan bagi pasukan gabungan di perbatasan yang diatur berdasarkan perjanjian bilateral.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menagih Janji Empat Istri (2)
Tulisan selanjutnya Amerika Diam-Diam Kerahkan Drone Memburu Pemimpin ISIS/ISIL

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Syeikh Jarrah palestina
Berita

Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Berita
3 September 2026 19:12
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?